SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil merebut medali emas dalam cabang olahraga sepak bola cerebral palsy (CP) pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Kemenangan Kalsel diraih setelah mereka berhasil mengalahkan Provinsi Jawa Tengah dengan skor 5-2 dalam pertandingan final yang diadakan di Stadion UNS Surakarta pada hari Sabtu. Pelatih Kalsel, Supriono, menyatakan bahwa kunci keberhasilan timnya terletak pada kolektivitas, disiplin, serta semangat pantang menyerah yang diperlihatkan para pemain selama pertandingan. Supriono menjelaskan, "Meskipun tim tuan rumah tampil luar biasa, kami memiliki beberapa keunggulan yang membuat kami lebih siap." Ia menambahkan bahwa kemampuan pemain Kalsel yang merata juga sangat berperan dalam saling mengisi peran di lapangan. Lebih lanjut, pelatih menggarisbawahi pentingnya kondisi fisik yang lebih baik, yang memungkinkan pemain Kalsel untuk menekan lawan dan menerapkan disiplin dalam permainan. Tim sepak bola CP Kalsel sebelumnya telah mempersiapkan diri dengan matang selama lebih dari satu tahun untuk menghadapi Peparnas XVII ini. Pemain Kalsel, M. Yahya Hernanda, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil positif ini. Ia mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan selama 1,5 tahun terakhir untuk mempersiapkan diri dalam ajang ini telah terbayar dengan medali emas yang diperoleh. Selama babak pertama pertandingan, Yahya mengakui bahwa para pemain terlihat tegang dan kesulitan untuk bermain dengan lepas, sehingga tidak dapat mencetak gol. "Saya mengingatkan teman-teman untuk lebih percaya diri dan bermain dengan lepas," ujarnya. Di sisi lain, Provinsi Papua meraih tempat ketiga dalam cabang olahraga Sepak Bola CP setelah berhasil mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 5-1. ANTARA