**Borneonews - Lombok Tengah**, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, yang lebih dikenal dengan ITDC, kembali memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan melalui program *Integrated Farming System* yang dijalankan dengan kerjasama Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata (P3TA) Universitas Mataram.
Menurut Million Sekarsari, Corporate Secretary Group Head ITDC, program ini ditujukan untuk mendukung para petani lokal dengan memberikan pelatihan menyeluruh. Pelatihan ini dirancang agar peserta dapat memahami berbagai aspek pengolahan hasil pertanian, termasuk cara budidaya tanaman.
Kegiatan pelatihan melibatkan puluhan perempuan dari Desa Sukadana, yang dilatih untuk mengolah beragam komoditas lokal. Komoditas tersebut mencakup jamur, cabai, daun kelor, dan bunga turi. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat menciptakan produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi, seperti kopi kelor, teh kelor, *bon cabe*, dan stik kelor. Selain itu, program ini juga berfokus pada keberlanjutan, dengan pendampingan dalam budidaya tanaman pepaya, kelor, dan cabai lokal yang dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani.
Melalui pendekatan ini, ITDC bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tetapi juga membangun sistem pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di tingkat komunitas lokal. Ke depan, rencana ITDC adalah melanjutkan program ini di Desa Kuta, sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat setempat.
Di sisi lain, ITDC juga memantau program pencegahan stunting yang dilaksanakan di Desa Prabu. Dalam inisiatif ini, 32 anak yang masuk kategori *wasting* dan stunting telah menerima makanan tambahan bergizi selama 56 hari, yang dimulai sejak 10 September. Untuk melengkapi program tersebut, orang tua anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai pola makan sehat melalui sesi demo memasak yang dipandu oleh Chef Anton Sugiono, Duta Pencegahan Stunting NTB. Program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting, mirip dengan hasil positif yang diperoleh di Desa Mertak.
Melalui program-program tersebut, ITDC berupaya tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberdayakan orang tua dengan pengetahuan yang lebih baik tentang pola makan sehat demi masa depan yang lebih cerah.
ANTARA
ITDC Dukung Pemberdayaan Petani dan Cegah Stunting di Lombok Tengah
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







