**Borneonews - Ternate**, Kepolisian Daerah Maluku Utara telah mengirimkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) serta tim *Indonesian Automatic Fingerprint Identification System* (Inafis) untuk menyelidiki kebakaran yang melibatkan speedboat yang ditumpangi calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono, pihaknya akan melakukan investigasi di lokasi kejadian, yaitu saat Benny Laos berkampanye di Kabupaten Pulau Taliabu. Ia menjelaskan bahwa sebelum insiden ledakan terjadi, Wakapolres Pulau Taliabu beserta anggotanya telah memberikan peringatan kepada operator speedboat agar tidak melakukan pengisian bahan bakar (BBM) saat mesin sedang hidup dan mengutamakan langkah-langkah pencegahan.
Meski telah diingatkan selama sepuluh menit, insiden tersebut tetap terjadi sekitar lima menit setelah Wakapolres serta rombongan kembali ke Polres. Akibatnya, sepuluh orang harus dievakuasi, di mana empat orang dirawat di RS Bobong, dua di puskesmas setempat, dan empat lainnya di klinik terdekat. Dari jumlah tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk Benny Laos.
Pada saat kebakaran terjadi, speedboat tersebut sedang dalam proses pengisian BBM dan bersandar di pelabuhan. Tim kepolisian yang dibantu oleh masyarakat berupaya memadamkan api, tetapi kondisi kebakaran yang cukup besar membuat usaha tersebut menjadi sulit dan mengakibatkan korban jiwa.
Bambang Suharyono mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai insiden ini, karena penyelidikan masih berlangsung. Dalam pernyataannya, Polda Maluku Utara juga menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan atas kejadian yang menimpa Benny Laos dan rombongannya.
Sementara itu, pihak UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong menyatakan bahwa Benny Laos meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis akibat insiden kebakaran speedboat bernama Bella 72. Kepala UPTD RSUD Bobong, drg Cecilia Octavia Mbotengu, melaporkan bahwa seluruh tenaga medis sudah berusaha semaksimal mungkin, namun dokter menyatakan bahwa Benny meninggal dunia pada pukul 17.20 WIT.
Sebanyak 25 orang dilaporkan terlibat dalam kecelakaan tersebut, dengan enam di antaranya dinyatakan meninggal. Korban meninggal termasuk Benny Laos dan anggota penting lainnya dari partai serta aparat keamanan. Sementara itu, lima orang masih dalam perawatan intensif.
Kejadian ini menambah daftar tragedi dalam pelaksanaan kampanye politik di wilayah tersebut, dan pihak kepolisian memastikan akan melakukan penyelidikan yang mendalam untuk mengungkap sebab di balik kebakaran tersebut.
ANTARA
Kebakaran Speedboat Cagub Maluku Utara, 6 Korban Jiwa Termasuk Benny Laos
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







