**Borneonews - Jakarta**, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian dosen yang sangat dihormatinya, Prof Mohammad Danisworo, yang meninggal dunia pada hari Jumat, 11 Oktober.
Ridwan Kamil menyatakan, "Saya sangat kehilangan, karena Prof Danisworo merupakan sosok berpengaruh dalam bidang tata kota. Beliau adalah sosok yang sudah seperti ayah kedua bagi saya, yang mempercayakan studi saya di Amerika Serikat." Dalam keterangannya di Jakarta, mantan Gubernur Jawa Barat ini menjelaskan bahwa ayah Prof Danisworo juga turut berperan dalam membantu memilihkan universitas tempat ia melanjutkan pendidikan.
Ridwan Kamil menempuh pendidikan gelar Master dalam bidang *Urban Design* di University of California, Berkeley, berkat rekomendasi Prof Danisworo. Selain itu, Kamil menyoroti banyak bantuan yang diberikan oleh Prof Danisworo dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk ketika menghadapi kesulitan finansial.
Prof Danisworo juga berkontribusi dalam mendorong Ridwan Kamil untuk bergabung sebagai staf ahli Gubernur DKI Jakarta yang saat itu dijabat oleh Sutiyoso setelah Kamil kembali dari AS. Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa karirnya banyak dipengaruhi oleh bimbingan yang diberikan oleh Danisworo.
"Saya berkomitmen untuk melanjutkan cita-citanya jika nanti saya terpilih menjadi pemimpin Jakarta dalam pemilihan kepala daerah yang akan datang," tambah Kamil.
Sebelum meninggal, Prof Danisworo sempat berpesan kepada Ridwan Kamil agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti gedung-gedung, melainkan juga pada pembangunan manusia dan komunitas yang ada di Jakarta. "Kang Emil, jika nanti jadi gubernur, jangan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun warganya," ujar Kamil menyampaikan pesan tersebut.
Prof Mohammad Danisworo menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan arsitektur. Ia melanjutkan pendidikan di bidang rancang kota di University of California, Berkeley, dan meraih gelar doktoral dalam *Urban Environmental Planning* dari University of Washington.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Danisworo memulai karir profesional di biro arsitektur ternama, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) yang berada di Chicago. Lahir di Semarang pada 2 April 1938, Prof Danisworo meninggal dunia dengan usia 86 tahun pada 11 Oktober 2024.
ANTARA
Ridwan Kamil Berduka Atas Wafatnya Prof Mohammad Danisworo
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Komentar (0)
Memuat komentar…







