**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, menekankan pentingnya penerapan *digital governance* oleh pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menjelaskan bahwa *digital governance* bukan hanya sekadar pengadaan infrastruktur digital, tetapi juga merupakan langkah penting dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Nezar Patria menjelaskan bahwa secara teknis, penerapan *digital governance* akan memicu perubahan dalam dinamika operasional, baik di tingkat organisasi maupun antar-organisasi. Dalam konteks ini, pemerintah dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dari transformasi digital yang sedang berjalan di berbagai daerah.
Sebagai contoh konkret penerapan *digital governance* di kementerian yang dipimpinnya, Patria menyebutkan adanya saluran pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan konten negatif, seperti hoaks, perjudian online, dan konten pornografi. Keberadaan saluran pengaduan yang terbuka untuk publik ini memungkinkan pemerintah untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat, tanpa adanya hambatan birokrasi yang sering kali menyulitkan.
Dengan adanya akses yang lebih mudah terhadap layanan publik, masyarakat akan merasakan kedekatan dan kenyamanan lebih dalam menyampaikan keluhan atau masukan. Untuk itu, Nezar Patria mengajak pemerintah daerah agar memanfaatkan infrastruktur digital yang ada di wilayah mereka guna menciptakan *digital governance* yang selaras dengan budaya setempat.
Ia menegaskan betapa pentingnya hal ini, mengingat dengan memaksimalkan teknologi digital, pelayanan publik dapat disajikan dengan lebih efisien. Panggilan untuk menerapkan *digital governance* tersebut disampaikan Patria saat peluncuran indeks yang dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada, yaitu *Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index* (GM-DTGI).
Indeks tersebut bertujuan untuk memantau kemajuan transformasi digital pada pemerintah daerah. Harapannya, indeks ini dapat dijadikan acuan bagi pemerintah daerah dalam memaksimalkan transformasi digital untuk meningkatkan pelayanan publik yang optimal. Nezar Patria berharap, kehadiran indeks tersebut tidak hanya menjadi alat evaluasi yang komprehensif bagi pemerintah daerah, tetapi juga dapat mendorong percepatan transformasi digital untuk mewujudkan visi *Golden Indonesia 2045*.
ANTARA
Digital Governance Penting untuk Optimalisasi Layanan Publik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







