JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan menggunakan anggaran yang cukup besar, mencapai Rp800 miliar setiap hari. Ini adalah salah satu berita penting dalam perkembangan ekonomi yang terjadi dari Senin, 7 Oktober 2024, hingga Sabtu, 12 Oktober 2024. Hingga kini, perhatian juga tercurah pada momen bersejarah ketika pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat perdana di Bandara Nusantara yang terletak di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu poin utama yang diungkap oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, adalah komitmen pemerintah untuk mendukung program MBG dengan anggaran yang signifikan. Alokasi dana sebesar Rp800 miliar per hari menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi. Selanjutnya, Ketua Satuan Tugas yang ditunjuk oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto, yakni Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan tentang rencana pembangunan yang ambisius. Program ini bertujuan untuk mengembangkan tiga juta unit rumah setiap tahun. Jika program ini berjalan sesuai rencana, dalam satu periode pemerintahan selama lima tahun, pemerintah diharapkan dapat membangun total 15 juta rumah. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2024 mencapai angka yang stabil, yaitu sebesar 149,9 miliar *dolar AS*. Meskipun mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan 150,2 miliar *dolar AS*, nilai cadangan devisa ini tetap menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penyaluran kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Agustus 2024 telah tercatat sebesar Rp1.474 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 4,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp1.412 triliun. Akhirnya, hari yang bersejarah bagi transportasi udara Indonesia terjadi ketika pesawat kepresidenan, yaitu Boeing 737-800 BBJ, mendarat untuk pertama kalinya di Bandara Nusantara. Pesawat tersebut membawa rombongan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana, menunjukkan langkah majunya infrastruktur transportasi di Ibu Kota Nusantara. Beragam perkembangan ini tidak hanya menunjukkan kemajuan di bidang tertentu, tetapi juga mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. ANTARA