BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi di Jawa Barat melaksanakan sosialisasi mengenai tahapan Pilkada Serentak 2024 dalam acara bertema 'Berkolaborasi Terus Melayani' atau *Botram*. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Burani, menjelaskan berbagai informasi penting terkait tahapan Pilkada mendatang. Sosialisasi ini mencakup pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yang akan berlangsung pada tahun 2024. Burani menekankan bahwa pemilihan pemimpin yang berkualitas sangatlah penting. Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam proses pemilihan tersebut, yang mencerminkan suara rakyat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pasangan calon yang akan bertanding dalam pemilihan. Selain itu, informasi mengenai cara pengecekan status Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara daring juga disampaikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat telah terdaftar sebagai pemilih dan siap ikut serta dalam pemilihan. KPU Kabupaten Bekasi juga memberikan imbauan kepada warga yang belum terdaftar dalam DPT agar segera melaporkan status mereka kepada panitia penyelenggara di tingkat desa atau kecamatan sesuai dengan domisili tempat tinggal. Hal ini penting dilakukan agar setiap suara dapat terwakili dalam pemilihan. Burani menekankan bahwa kesuksesan pesta demokrasi lima tahunan ini memerlukan partisipasi dari berbagai pihak. Ia menyatakan, "KPU tidak dapat bekerja sendiri. Kami memerlukan kerjasama dari semua elemen masyarakat agar pelaksanaan pilkada berlangsung dengan baik dan dapat menghasilkan pemimpin yang jujur, amanah, adil, serta bijaksana." Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh warga Kabupaten Bekasi, khususnya masyarakat di Kecamatan Tambun Utara yang hadir dalam kegiatan *Botram*, untuk menggunakan hak suara mereka pada 27 November 2024. Burani menegaskan pentingnya memastikan bahwa setiap suara mereka dihitung dalam pemilihan. Ia menambahkan, "Keterlibatan aktif setiap warga sangatlah penting untuk mewujudkan pemilihan yang adil dan representatif. Dengan memahami hak dan tanggung jawab sebagai pemilih, kita bisa memilih pemimpin yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan masyarakat." ANTARA