SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dukungan masyarakat Cempaga semakin menguat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Antusiasme warga terlihat dari membludaknya peserta dalam deklarasi dan pengukuhan pasangan petahana Halikinnor-Irawati, Sabtu, 12 Oktober 2024. Acara yang semula diperkirakan dihadiri sekitar 200 orang, justru mencatat kehadiran hingga 400 orang.

Halikinnor menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan di Kotim akan menjadi fokus utama pasangan yang dikenal dengan nama “Harati” ini.

Halikinnor menjelaskan bahwa masa jabatan periode pertama terhambat oleh pandemi COVID-19.

“Dua tahun pertama, kita hanya fokus mengatasi pandemi. Selain itu, anggaran kita berkurang dan terdapat beban hutang yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Tahun ini beban hutang yang tersisa sudah lunas, sehingga pembangunan bisa dipercepat pada periode berikutnya.

Salah satu rencana pembangunan signifikan adalah pengembangan akses jalan dari Cempaga hingga Pagatan.

“Kalau kita bisa lanjutkan sampai ke Banjarmasin, akan menghemat jarak hingga 100 kilometer. Namun, fokus utama kita saat ini adalah memperbaiki jalan hingga wilayah Seranau dan Satiruk, bahkan ke Mendawai," imbuhnya. 

Selain itu, pada tahun 2025, operasi perusahaan pertambangan di Cempaga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Tim Pemenangan Harati, Angga Aditya Nugraha, mengapresiasi kehadiran ratusan warga dalam acara ini. Ia menilai antusiasme tersebut sebagai pertanda positif menjelang Pilkada yang akan digelar 27 November 2024.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar aktif mengajak keluarga dan kerabat untuk menggunakan hak pilihnya. “Waktu tinggal 45 hari. Ingat, tanggal 27 November pilih nomor 1, dan cari perempuan dengan kerudung merah,” kata Angga.

Deklarasi dan pengukuhan tersebut menunjukkan dukungan kuat masyarakat Cempaga terhadap Halikinnor-Irawati untuk melanjutkan pembangunan di Kotim. Dengan rencana infrastruktur yang matang dan potensi investasi yang akan masuk, pasangan dapat membawa kemajuan lebih besar bagi seluruh wilayah Kotim. (DEWI PATMALASARI/H)