BORNEONEWS, Sampit - Petahana Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan mendorong peluang usaha di periode kedua pemerintahannya.
"Saat ini, kita fokus membangun infrastruktur. Namun, tidak kalah penting adalah menyiapkan lapangan kerja dan peluang usaha baru. Banyak anak-anak kita lulus sekolah, tapi belum bekerja. Ini jadi perhatian utama untuk periode kedua," kata Halikinnor, Minggu, 13 Oktober 2024.
Halikinnor menyampaikan salah satu langkah strategis yang sudah diambil untuk mengatasi pengangguran, yakni pembangunan pabrik pakan ternak di Parenggean dan pembangunan pabrik pakan ikan di Sei Ijum Raya.
"Pabrik ini kami targetkan diresmikan tahun depan. Ini penting, karena jika pemerintah memberikan bantuan ternak seperti kambing atau sapi, maka pakannya sudah tersedia," ujarnya.
Selain pakan ternak, Halikinnor juga menyoroti pentingnya pakan ikan. Selama ini, budidaya ikan kerap tidak menguntungkan karena harga pakan yang tinggi.
"Saat ini, harga pakan ikan di pasaran mencapai Rp14.000 hingga Rp16.000 per kilogram, membuat pembudidaya merugi. Dengan pabrik pakan ikan yang kita bangun, kita bisa menjual pakan seharga Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram, sehingga para pembudidaya bisa memperoleh keuntungan dan memangkas biaya produksi," imbuhnya.
Langkah-langkah yang diambil Halikinnor menunjukkan fokus pada keberlanjutan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya pabrik pakan ternak dan pakan ikan, diharapkan sektor peternakan dan perikanan di Kotim bisa berkembang pesat. Hal ini sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Halikinnor berharap, di periode selanjutnya, sektor-sektor produktif di Kotim akan semakin tumbuh, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan mendukung ketahanan ekonomi daerah. (DEWI PATMALASARI/H)









