**Borneonews - Jakarta**, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta dalam pengembangan sarana transportasi publik. Menurutnya, kerjasama ini berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan, sehingga mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, khususnya *KRL Commuter Line*.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang peresmian program 'Peningkatan Standar Pelayanan Minimum Stasiun Jurangmangu' yang berlangsung di Tangerang Selatan, Banten. Menhub menegaskan, perbaikan yang dilakukan di Stasiun Jurangmangu sangat diapresiasi karena meningkatkan konektivitas dan kenyamanan, yang pada gilirannya akan meningkatkan minat masyarakat untuk memakai angkutan massal, serta menarik lebih banyak pengunjung ke kawasan Bintaro.
Sebagai catatan, kolaborasi untuk meningkatkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di stasiun ini melibatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang bekerjasama dengan PT Jaya Real Property (JRP), pengembang kawasan Bintaro Jaya. Program tersebut juga didukung oleh Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Dalam pelaksanaan peningkatan SPM tersebut, terdapat sejumlah inisiatif yang dilakukan, termasuk penambahan *escalator* dan lift, pembaruan fasad bangunan stasiun, perbaikan interior fasilitas layanan, penataan area parkir, serta desain ulang gerbang utama Stasiun Jurangmangu.
Menhub berharap agar kolaborasi serupa dapat diterapkan di lokasi lain untuk mendukung konsep *transit oriented development* (TOD). Ia juga mendorong pengembangan di stasiun-stasiun lain seperti Sudimara dan Rawabuntu, dengan melibatkan pihak swasta agar stasiun dapat berfungsi sebagai pusat transportasi yang sinergis dengan aktivitas ekonomi serta kegiatan bisnis sekitar.
Dalam satu dekade terakhir, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah fokus pada pengembangan simpul-simpul transportasi, termasuk stasiun yang menerapkan prinsip TOD. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi mobilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi di area sekitarnya, serta mengurangi kemacetan lalu lintas.
Di sisi lain, Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, mengungkapkan harapannya bahwa peningkatan SPM ini akan memberikan nilai tambah serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, terutama para pengguna Stasiun Jurangmangu. Ia optimis, dengan revitalisasi ini, stasiun Jurangmangu akan sejalan dengan perkembangan kawasan di Bintaro dan akan semakin menarik minat masyarakat untuk menggunakan kereta api.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal, Penjabat Sementara Wali Kota Tangerang Selatan Tabrani, dan Wakil Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya Realty Hengky Wijaya.
ANTARA
Menteri Perhubungan Apresiasi Kolaborasi BUMN dan Swasta dalam Transportasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







