**Borneonews - Pangkalpinang**, Distributor yang bergerak di sektor sembilan bahan pokok (sembako) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah mengambil langkah strategis dengan menambah pasokan bawang putih sebanyak 17 ton. Tambahan ini bertujuan untuk memperkuat stok dan memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut terpenuhi dengan baik.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Babel, Tarmin AB, menjelaskan bahwa saat ini stok bawang putih yang tersedia mencapai 15,2 ton. Stok tersebut dinilai masih cukup memadai untuk memenuhi permintaan pasar. Dengan adanya penambahan ini, maka total pasokan bawang putih dalam minggu ini mencapai angka 32,2 ton.
Selain bawang putih, ketersediaan stok komoditas lain juga dalam keadaan memadai. Di antara produk tersebut, terdapat bawang merah sebanyak 24 ton, cabai rawit dengan total 1,3 ton, dan cabai merah keriting sebanyak 2,1 ton.
Tarmin menambahkan bahwa saat ini pasokan komoditas pokok masih mencukupi dan harga-harga di pasaran relatif stabil. Ia merinci bahwa permintaan masyarakat untuk bahan-bahan pokok tersebut terpantau normal. Harga bawang putih masih bertahan pada level Rp35.000 per kilogram, bawang merah dijual seharga Rp26.000 per kilogram, sedangkan bawang bombay berada di angka Rp30.000 per kilogram.
Harga cabai merah besar saat ini juga stabil di kisaran Rp25.000 per kilogram, cabai rawit merah dijual seharga Rp55.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau dengan harga Rp45.000 per kilogram.
Tarmin berharap agar seluruh pelaku usaha di bidang ini terus menambah pasokan bawang putih dan komoditas lainnya. Langkah ini diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang signifikan, sehingga tidak membebani perekonomian masyarakat yang kurang mampu di daerah ini.
ANTARA
Distributor Tambah Pasokan Bawang Putih di Bangka Belitung
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Edy Pratowo Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan dan Hindari Pembakaran Lahan
Bupati Seruyan Tekankan Ketahanan Pangan dan Harga Sembako Terjangkau
Ekonomi Palangka Raya Terganggu Akibat Karhutla Berkepanjangan
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Petani Rakumpit Gagal Panen Akibat Diserang Karhutla
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
Komentar (0)
Memuat komentar…







