JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa personel TNI, bersama dengan sejumlah satuan kerja dari pemerintah daerah, telah berhasil menjaring sebanyak 6 ribu ton sampah di Sungai Ciliwung, Jakarta. Pembersihan tersebut merupakan bagian dari program yang dikenal dengan nama *Ciliwung Bening*. Jenderal Maruli menjelaskan bahwa jumlah ton sampah yang terkumpul tersebut berasal dari hasil pembersihan yang dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 12 Oktober. Kegiatan ini direncanakan akan berlanjut hingga tanggal 25 Oktober mendatang. Untuk itu, Jenderal Maruli menyampaikan harapannya agar kebersihan sungai dapat terus terjaga oleh berbagai pihak, bukan hanya pada momentum tertentu seperti perayaan HUT ke-79 TNI. Maruli juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan sungai demi terwujudnya lingkungan yang lebih baik di masa depan. Sebagai langkah tindak lanjut, TNI bekerja sama dengan berbagai satuan kerja dan dinas terkait di Jakarta untuk memetakan area yang membutuhkan penambahan tempat pembuangan sampah. Dengan meningkatnya jumlah fasilitas tersebut, diharapkan dapat mengurangi perilaku sembarangan masyarakat dalam membuang sampah ke sungai. "Kita berharap masyarakat dapat memahami cara menjaga sungai secara konsisten agar tidak tercemar kembali. Oleh karena itu, infrastruktur yang mendukung seperti tempat pembuangan sampah juga penting untuk disiapkan," ujar Maruli. Ia menegaskan bahwa kebersihan sungai akan berdampak positif bagi masyarakat, memungkinkan mereka untuk menikmati lingkungan yang bersih dan sehat. Adapun program *Ciliwung Bening* ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 25 Oktober, dengan kegiatan pembersihan yang tidak hanya dibatasi pada aliran sungai. Pembersihan juga dilakukan di fasilitas umum (fasum) dan sosial (fasos) seperti tempat ibadah yang berada di sekitar sungai. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga sektor utama yang dikoordinasikan oleh Korem 051/WKT, Korem 052/WKR, dan Kodim 0501/JP, dengan total panjang area yang dibersihkan mencapai 80,3 kilometer. Sekitar 35.675 personel yang terdiri dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. ANTARA