**Borneonews - Jakarta**, Koordinator Solidaritas Hakim Indonesia, Aji Prakoso, mengungkapkan bahwa Aksi Cuti Bersama yang dilakukan oleh para hakim telah berakhir. Saat ini, fokus utama mereka adalah mengawasi komitmen dari para pemangku kepentingan dalam hal perbaikan kesejahteraan hakim serta penegakan martabat peradilan.
Aji Prakoso menekankan pentingnya memastikan bahwa janji-janji untuk meningkatkan kesejahteraan serta martabat para hakim bisa segera direalisasikan. Sambil berbicara dari Jakarta, ia menekankan, "Kami harus memastikan bahwa komitmen mereka untuk memperbaiki kesejahteraan hakim dan martabat peradilan dapat segera diwujudkan."
Di sisi lain, Aji juga mengingatkan para hakim untuk tetap memegang teguh integritas pribadi dan kelembagaan peradilan. Menurutnya, hasil dari rangkaian audiensi dan silaturahim yang berlangsung selama sepekan kemarin menunjukkan respons yang sangat positif. Berbagai aspirasi dari hakim di seluruh Indonesia telah diterima oleh banyak pihak, lengkap dengan rekomendasi dan masukan yang konstruktif.
"Aspirasi ini bermuara pada satu cita-cita besar, yaitu terwujudnya independensi lembaga peradilan di Indonesia," imbuh Aji.
Selama Aksi Cuti Bersama, terdapat beberapa tuntutan penting yang dijadikan agenda, di antaranya adalah peningkatan gaji pokok dan tunjangan jabatan sebesar 142 persen. Aji menyebutkan bahwa kenaikan tersebut sangatlah wajar mengingat tidak ada revisi gaji selama dua belas tahun. Ia menambahkan bahwa penyesuaian gaji pokok perlu dilakukan guna memperkuat martabat hakim di Indonesia sebagai bagian dari negara hukum.
"Kami percaya bahwa dengan pemenuhan tuntutan ini, akan tercipta suasana yang lebih kondusif bagi para hakim untuk menjalankan tugasnya dengan integritas tinggi tanpa adanya kompromi," tutur Aji.
Dari pengalaman selama Aksi Cuti Bersama, Aji menyimpulkan bahwa harapan masyarakat Indonesia terhadap integritas hakim dan lembaga peradilan adalah sangat besar. Hal ini menjadi tanggung jawab bagi para hakim untuk memperbaiki citra positif peradilan di mata publik.
Ia mengimbau para hakim untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mempertahankan hukum dengan sebaik-baiknya. Dengan kehadiran sistem peradilan yang adil, masyarakat akan semakin berdaya, komentar Aji.
"Kita perlu memperkuat komitmen kolektif untuk menjaga integritas diri sebagai hakim dan memastikan integritas lembaga peradilan tetap terjaga," tutupnya.
ANTARA
Aksi Cuti Bersama Usai, Hakim Fokus Perbaikan Kesejahteraan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







