JAKARTA –
**Borneonews - Teheran**, Otoritas penerbangan sipil Iran baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang melarang penumpang membawa sejumlah perangkat komunikasi elektronik, termasuk *pager* dan *walkie-talkie*, dalam penerbangan komersial di wilayah tersebut. Kebijakan ini dipastikan akan mulai berlaku segera dan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penumpang selama penerbangan. Jafar Yazerlo, juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran (CAO), menjelaskan bahwa hanya telepon seluler yang diperbolehkan di dalam pesawat. Sementara itu, perangkat komunikasi lainnya diharapkan tidak dibawa baik dalam tas tangan maupun bagasi. Larangan ini merupakan langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan penerbangan yang lebih aman. Beliau menegaskan bahwa semua penumpang diharapkan untuk patuh terhadap aturan ini demi menjaga keselamatan penerbangan. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk kabin penumpang, tetapi juga mencakup barang kargo tanpa pendamping yang dibawa dalam pesawat. Peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah menjadi latar belakang diterapkannya larangan ini. Hal ini terjadi setelah Iran melancarkan serangan rudal yang menargetkan fasilitas militer kunci di Tel Aviv pada awal bulan ini, yang memicu respons keras dari Israel. Sementara itu, Teheran memberikan peringatan kepada Tel Aviv agar tidak memperburuk situasi yang sudah tegang ini. Berita terbaru menyebutkan bahwa Iran sedang bersiap menghadapi kemungkinan serangan balasan dari Israel, dengan mengantisipasi kejadian serupa seperti yang terjadi di Lebanon bulan lalu. Insiden tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa dan cedera. Di tengah situasi ini, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melakukan kunjungan ke Lebanon untuk melihat langsung kondisi wilayah pinggiran selatan Beirut yang baru-baru ini dibom oleh Israel. Kunjungan ini menjadi penting karena Israel telah mengancam akan menargetkan setiap pesawat yang datang dari Iran. Dengan langkah-langkah ini, Iran berusaha memitigasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh ketegangan regional yang semakin meningkat. ANTARA