JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan 15 ribu personel untuk melaksanakan pengamanan selama proses pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang baru, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata 2024 yang bertujuan untuk memastikan keamanan selama acara tersebut. Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa Kapolri telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan apel pengamanan yang akan dilaksanakan. Gladi bersih untuk apel tersebut berlangsung di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Rencananya, apel gelar pasukan ini akan diselenggarakan pada hari Senin, 14 Oktober. Dedi Prasetyo juga menambahkan bahwa 15 ribu personel yang disiapkan untuk pengamanan pengambilan sumpah terdiri dari berbagai unit kepolisian. Selain itu, akan ada juga *almatsus* (alat material khusus) yang ikut terlibat dalam operasi tersebut. Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk hadir dalam apel gelar pasukan ini. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi berencana memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan di Polri. Tanda kehormatan ini diberikan kepada kesatuan yang dinilai telah berkontribusi signifikan dalam bidang kepolisian dan berguna bagi bangsa dan negara. Ketujuh satuan yang akan menerima penghargaan tersebut antara lain adalah Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, serta Divisi Hubungan Internasional Polri. ANTARA