JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Para *engineer* terkemuka dari PT PLN Indonesia Power (PLN IP) telah berhasil menciptakan berbagai inovasi di bidang ketenagalistrikan. Inovasi ini dirancang untuk mempercepat proses transisi energi menyongsong tujuan nol emisi atau *net zero emission* (NZE) yang ditargetkan pada tahun 2060. Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa di balik upaya percepatan transisi energi, terdapat kontribusi signifikan dari para *engineer* PLN IP yang memiliki keahlian dalam menghasilkan inovasi. Ia menekankan, "PLN Indonesia Power telah memproduksi berbagai inovasi untuk mengurangi emisi dari sektor ketenagalistrikan, dan ini semua berkat dedikasi para *engineer* kami yang terus berinovasi untuk menghadapi tantangan tersebut." Inovasi yang diperkenalkan oleh para *engineer* PLN Indonesia Power mencakup beberapa terobosan, seperti Digitalization Online Tube Boiler Analysis (DOTA), percepatan produksi energi hijau melalui metode baru pencampuran batubara dengan biomassa sebagai langkah mendukung transisi energi, serta Modifikasi Oil Cooler (MODERATOR) yang bertujuan mencegah kebocoran oli pada generator transformer PLTU Labuan PGU. Edwin menambahkan bahwa atas prestasi inovasi tersebut, beberapa *engineer* dari PLN Indonesia Power telah dianugerahi Tanda Kehormatan Dharma Karya oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pada peringatan Hari Jadi ke-79 Pertambangan dan Energi. Para penerima penghargaan ini adalah Agung Suharwanto, Didi Rooscote, Herowiko Thama Nurahman, Nico Dwi Kurniadi, Heru Hermawan, Shandy Helmi R, Prima Galih Pratama, dan Setyawan Santoso. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemenuhan kebutuhan energi harus sejalan dengan amanat konstitusi dan saat ini kementeriannya sedang melakukan penyesuaian menuju energi yang lebih ramah lingkungan demi pelaksanaan transisi energi. "Kami di kementerian ini memiliki tanggung jawab yang besar dalam konteks Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 33. Dalam hal ini, kita sedang menghadapi perubahan transisi yang signifikan menuju energi hijau serta lingkungan yang lebih baik," tuturnya. Ia juga menyatakan bahwa perubahan iklim adalah salah satu fokus utama pemerintah. Oleh karena itu, pelaksanaan transisi energi menjadi keharusan untuk mencapai target NZE pada tahun 2060. "Dengan memfokuskan pada perubahan iklim dan komitmen NZE, maka transisi energi perlu segera kita laksanakan," tambahnya. Pada acara peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada tanggal 10 Oktober, sebanyak 150 penerima penghargaan diberikan kepada individu-individu yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam kemajuan pembangunan nasional, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral. Di antara penerima penghargaan tersebut, delapan di antaranya merupakan *engineer* dari PLN Indonesia Power. ANTARA