**Borneonews - Kudus**, Pemerintah Kabupaten Kudus, yang terletak di Jawa Tengah, memutuskan untuk memperluas area uji coba penanaman tanaman tembakau. Keputusan ini diambil setelah hasil dari percobaan sebelumnya menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dan menjanjikan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Agus Setiawan, mengungkapkan bahwa pada awalnya, luas lahan yang ditujukan untuk uji coba tembakau tahun ini adalah 10 hektare. Namun, melihat hasil yang sangat menggembirakan, pihaknya berencana menambah lahan tersebut seluas 4 hektare, sehingga total area menjadi 14 hektare pada tahun 2025.
Penambahan luas lahan ini akan terbagi menjadi dua lokasi, yaitu di Desa Menawan dan Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, masing-masing seluas 2 hektare. Agus Setiawan menegaskan bahwa hasil panen dari uji coba sebelumnya telah diakui oleh sejumlah perusahaan yang memproduksi rokok di Kudus sebagai memiliki kualitas yang baik.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kualitas tembakau dari Kudus ternyata jauh lebih unggul dibandingkan dengan tembakau yang dihasilkan dari daerah lain. Hal inilah yang menjadi alasan di balik usul penambahan lahan demplot kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2025.
Demi menjaga kualitas tanaman tembakau, Pemkab Kudus telah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan rokok lokal. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh industri rokok. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyediakan dukungan dalam bentuk pendampingan, termasuk keterlibatan tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Kudus yang secara rutin memantau perkembangan tanaman tembakau tersebut.
Agus Setiawan juga mencatat bahwa hasil uji coba ini telah menarik minat petani di kabupaten tersebut untuk mempertimbangkan tembakau sebagai alternatif komoditas lain, terutama pada lahan yang kurang produktif. Para petani yang siap untuk menanam tembakau berasal dari beberapa desa, seperti Desa Menawan, Dersalam, Gulang, dan Klumpit.
Luas lahan yang dikelola oleh petani bervariasi, tergantung pada keinginan masing-masing petani yang sedang melakukan uji coba. Untuk jenis varietas tembakau yang ditanam juga beragam; di Desa Menawan, misalnya, petani menanam varietas Prancak Madura, sementara di desa-desa lainnya mereka lebih memilih variati Sinori.
ANTARA
Pemkab Kudus Perluas Lahan Uji Coba Tanaman Tembakau 2025
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







