BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah telah resmi meluncurkan program yang dikenal sebagai Gerakan Pemutakhiran Data Pelanggan (GEMPUR) untuk kelompok pelanggan Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Non-DTKS). Inisiatif ini bertujuan untuk memperbarui dan memvalidasi data pelanggan dengan harapan agar informasi yang tercatat dapat sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, secara langsung terjun ke masyarakat di Kota Banjarbaru untuk melakukan validasi di kediaman warga. Kegiatan ini menunjukkan kesungguhan PLN dalam menjamin bahwa proses pemutakhiran data dapat terlaksana secara menyeluruh dan efektif. Syauki menyatakan bahwa pemutakhiran data ini penting demi memastikan kesesuaian informasi pelanggan Non-DTKS, yang mencakup kategori R1-450VA, R1-900VA, dan R1M-900VA. Dengan validitas data yang tinggi, PLN diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, kerja sama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. Diharapkan semua pihak dapat bekerja sama dengan memberikan akses kepada petugas di lapangan serta menyiapkan berkas penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga,” katanya. Dalam rangkaian kegiatan ini, PLN UID Kalselteng menyebarkan 1.643 petugas, yang terdiri dari pegawai PLN dan tenaga alih daya, untuk melakukan pemutakhiran data terhadap lebih dari 1,2 juta pelanggan Non-DTKS. Kegiatan ini telah dimulai secara serentak sejak bulan Oktober 2024. Ahmad Syauki juga menekankan bahwa untuk memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat, semua petugas yang terlibat telah disertai dengan surat tugas resmi dari PLN UID Kalselteng. “Kami menjamin bahwa petugas yang kami turunkan adalah pihak yang sah. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung dan memberikan data mereka untuk proses validasi ini,” ungkapnya. Gerakan ini merupakan manifestasi dari komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengandalkan data yang akurat dan terpercaya. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta transparansi yang lebih baik dan kepercayaan dari pelanggan terhadap layanan yang diberikan. ANTARA