KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah pimpinan Penjabat Gubernur Andap Budhi Revianto kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) memperoleh tiga penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam sebuah acara di Kendari, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan kepada wartawan bahwa penghargaan yang diraih adalah sebagai berikut: Pertama, peringkat ketiga untuk kategori Kepala UKPBJ Berprestasi Tahun 2024, yang diterima oleh Khaerudin, selaku Plt Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sultra. Kedua, peringkat pertama untuk kategori Mentor Kematangan UKPBJ Terbaik bagi Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) Tahun 2024, yang dianugerahkan kepada Umikun Latifah, seorang Pejabat Fungsional PPBJ Madya. Terakhir, penghargaan ketiga, peringkat pertama untuk Swargaloka Metaverse Pengadaan Booth Virtual Expo Terfavorit Tahun 2024, diterima oleh W. Sulhan, Staf Biro PBJ. Andap menjelaskan bahwa penilaian terhadap penghargaan ini didasarkan pada inovasi dalam pengadaan barang dan jasa, pencapaian dalam mentoring kematangan UKPBJ di daerah, serta partisipasi aktif dalam ekspos virtual yang melibatkan berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Plt Kepala Biro PBJ Sultra dan Tim UKPBJ yang telah bekerja dengan keras dan menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas mereka. "Alhamdulillah, kami merasa bangga atas pencapaian ini. Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen seluruh elemen Pemprov Sultra untuk terus berinovasi, meningkatkan pengelolaan pengadaan barang dan jasa, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Andap Budhi Revianto. Selain itu, Pj Gubernur juga memberikan penghargaan atas terobosan yang dilakukan oleh UKPBJ Provinsi Sultra melalui peluncuran aplikasi *Bosara*. "Inovasi seperti *Bosara* merupakan langkah maju dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel," jelasnya. ANTARA