**Borneonews - Kepulauan Seribu**, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) di Kepulauan Seribu baru-baru ini melakukan evakuasi terhadap kapal berpenumpang, KM Salsabila, yang mengalami kebocoran di perairan Pulau Air, yang terletak di kawasan Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu. Insiden ini terjadi pada hari Minggu lalu.
Pihak Gulkarmat menerima laporan mengenai keadaan darurat tersebut pada pukul 14.20 WIB. Menanggapi informasi ini, mereka segera mengerahkan unit *rescue boat* serta personel untuk menuju ke lokasi kejadian. Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, menjelaskan bahwa kapal tersebut diketahui membawa 32 orang penumpang dan dalam perjalanan di perairan Pulau Air. Namun, kapal tersebut kemudian hanyut hingga mencapai perairan Pulau Payung.
Dari laporan yang diterima, sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi dari kapal yang hanyut tersebut. Gatot juga memaparkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kebocoran terjadi di bagian selatan Pulau Air yang menyebabkan kapal tersebut tidak dapat berlayar dengan aman.
Untuk melaksanakan operasi penyelamatan ini, Gulkarmat bekerja sama dengan Basarnas, Dinas Perhubungan, dan berbagai pihak terkait lainnya. Mereka mengerahkan Rescue Boat 03/Pulau Karya 2.17.1 dan 2.18.21 untuk membantu proses evakuasi.
Gatot menambahkan bahwa seluruh penumpang yang menjadi korban dari insiden ini berhasil dievakuasi pada sekitar pukul 15.30 WIB, sehingga dapat dipastikan keselamatan mereka terjaga. Keberhasilan ini adalah hasil dari koordinasi yang baik antara berbagai instansi yang terlibat dalam penanganan situasi darurat ini.
ANTARA
Evakuasi Kapal KM Salsabila, 29 Penumpang Selamat di Kepulauan Seribu
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2 Rumah Dilalap Api saat Warga Terlelap di Sampit
Bhayangkara FC Jaga Laju Tak Terkalahkan Usai Imbang 0-0 Lawan PSM
Sesosok Jasad Ditemukan di Bawah Bangunan Lapangan Padel Banjarmasin
Kodim Murung Raya Diresmikan, Pangdam Tekankan Stabilitas Wilayah
Kopassus: Letda Jihad Meninggal Akibat Pistol Meledak
RI Kaji Penanganan WN Afghanistan Korban TPPO
Komentar (0)
Memuat komentar…







