JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Sosial Saifullah Yusuf baru-baru ini menerima penghargaan Jer Basuki Mawa Bea (JBMB) Emas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Jawa Timur sebagai pengakuan atas pengelolaan pemerintahan yang dilakukan dengan baik. Saifullah Yusuf menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi juga menjadi motivasi yang kuat bagi dirinya dan tim untuk terus berupaya memberikan yang terbaik di masa depan. Ia menyampaikan pernyataan ini dalam sebuah rilis yang dikeluarkan di Jakarta. Pembicara yang akrab disapa Gus Ipul tersebut mengungkapkan bahwa upaya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik juga diterapkan di Kementerian Sosial yang dipimpinnya. Sejak dilantik sebagai Menteri Sosial pada 11 September 2024, ia cepat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kualitas layanan di Kemensos. Salah satu inisiatif yang diperkenalkannya adalah mendorong pemerintah daerah untuk segera memperbarui data dinamis. Data ini mencakup informasi penting seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan domisili, yang sangat penting agar distribusi bantuan sosial tepat sasaran. Selain itu, Gus Ipul aktif mengembangkan kerja sama dengan berbagai *stakeholder* untuk memenuhi hak-hak masyarakat yang rentan. Kelompok-kelompok ini meliputi lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya. Kerja sama dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota juga diperkuat untuk merencanakan serta memantau kesejahteraan sosial di seluruh tanah air. Salah satu tindakan nyata yang dilakukan oleh Gus Ipul adalah penutupan Panti Asuhan Darussalam An-Nur yang terletak di Tangerang. Panti asuhan tersebut tidak memiliki izin dan telah melanggar sejumlah aturan. Dia juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pendataan ulang terhadap seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Indonesia. Hal ini bertujuan agar pemerintah dapat memberikan pengawasan yang lebih baik kepada penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tempat-tempat tersebut. Adhy Karyono, sebagai Penjabat Gubernur Jawa Timur, memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja Gus Ipul. Menurut Adhy, semua usaha Gus Ipul, yang meliputi perannya sebagai Menteri Desa, Wakil Gubernur, Menteri Sosial, hingga Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama, telah berkontribusi besar terhadap kemajuan Jawa Timur. Adhy menambahkan, "Kami sangat berterima kasih kepada semua tokoh yang telah berkontribusi dalam memajukan Jawa Timur menjadi lebih baik." Dengan demikian, penghargaan ini juga mencerminkan komitmen dan kerja keras yang telah dilakukan oleh banyak pihak untuk memastikan kemajuan daerah. ANTARA