**Borneonews - Mukomuko**, Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, merencanakan untuk menjadikan semua puskesmas di wilayah ini sebagai Badan Layanan Umum Daerah (*BLUD*) pada tahun 2024. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sekretaris Dinkes Mukomuko, Jajad Sudrajat, mengungkapkan bahwa terdapat sebanyak 17 puskesmas yang akan bertransisi menjadi *BLUD*. Menurutnya, amanat yang diemban adalah untuk mencapai Standar Pelayanan Minimum (*SPM*) dengan persentase capaian *BLUD* yang ditargetkan sebesar 100 persen pada tahun 2024.
Jajad menjelaskan bahwa perubahan dalam pengelolaan keuangan puskesmas, yang sebelumnya menggunakan anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (*APBD*), kini akan beralih ke sistem *BLUD*. Namun, dia mengakui bahwa proses ini tidak akan berjalan mulus. Terdapat beberapa tantangan signifikan yang harus dihadapi, termasuk terbatasnya anggaran, fasilitas, dan Sumber Daya Manusia (*SDM*) yang memadai.
Berkaitan dengan itu, Jajad menyampaikan bahwa sementara mereka berusaha memenuhi amanah dalam mencapai target *BLUD* tahun 2024, mungkin belum ada pencapaian yang signifikan di tahun ini, sehingga perlu adanya penyesuaian lebih lanjut. Dia menegaskan, "Transisi dari pengelolaan keuangan *APBD* ke *BLUD* memang menantang dan membutuhkan waktu untuk penyesuaian."
Dalam rangka mempersiapkan semua puskesmas untuk berfungsi sebagai *BLUD*, pihaknya telah mengusulkan anggaran dalam APBD Perubahan untuk tahun ini. Anggaran tersebut bertujuan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung proses transisi.
Dinkes Mukomuko juga berencana untuk menggelar sosialisasi tentang *BLUD* kepada seluruh puskesmas, dan akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (*BPKP*) sebagai pendamping. Selain itu, ada rencana untuk menyusun dokumen penilaian oleh tim, diikuti dengan penetapan status puskesmas dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (*UPTD*) menjadi *BLUD*.
Jajad menambahkan bahwa jika program penetapan semua puskesmas menjadi *BLUD* tidak dapat terwujud pada tahun ini, maka rencana tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2025.
Penting untuk dicatat, bahwa ada sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan transisi puskesmas menjadi *BLUD*. Selain memperbolehkan puskesmas untuk mengelola keuangannya sendiri, mereka juga dapat memiliki kebijakan yang lebih fleksibel dalam penyediaan obat-obatan yang dibutuhkan pasien. Sumber pendapatan bagi *BLUD* tersebut akan berasal dari pelayanan kesehatan serta sumbangan dari pihak ketiga.
ANTARA
Dinkes Mukomuko Rencanakan Semua Puskesmas Jadi BLUD 2024
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







