BORNEONEWS, Muara Teweh – Wujud kecintaan terhadap olahraga otomotif ditunjukkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Barito Utara, dengan kembali menggelar kejurnas Grass Track seri IV Bupati Batara Championship 2016, di Sirkuit Panglima Batur, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru. Kejurnas Gass Trak ini rutin setiap tahun dilaksanakan IMI Barito Utara, diikuti para Raider dari berbagai wilayah di Indonesia, selain Kalteng, juga dari Kaltim, Kalbar, Sulawesi bahkan juga dari Pulau Jawa.

Grass Track seri IV, Minggu (27/8/2016) ditutup oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah. Penutupan Grass track dimeriahkan oleh ribuan pasang mata yang ingin melihat para rider bertanding di lapangan tanah. Namun di tengah perlombaan sempat terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banyaknya fasilitas rusak seperti panggung pemenang dan spanduk yang beterbangan.

Namun kendala tersebut tidak membuat nyali para rider surut, dan bahkan di tengah hujan pertandingan tetap dilangsungkan bahkan para penonton juga tidak beranjak dari lokasi untuk melihat aksi para rider di tengah kubangan lumpur dan derasnya hujan.

Dalam pertandingan, panitia juga menyiapkan pertunjukan yang lebih menarik dan menantang bagi pembalap, yakni harus berlari untuk meraih motor trailnya dengan jarak sekitar 20 meter dan lanjut berlomba. Hal ini yang membuat grass track seri IV ini berbeda dengan seri-seri sebelumnya.

Dari hasil kejuaraan grass track seri IV Bupati Batara Championship terpilih dua juara umum yakni Fernando Taulany yakni pembalap asal Sulawesi yang sudah lama melintang didunia balap grass track yang berhasil meraih juara umum tingkat open kejurnas dan juga pembalap asal Muara Teweh, Barito Utara yakni Al Rasid yang berhasil meraih juara umum kejurnas tingkat Barito Utara 2016. Dimana sang juara berhasil mendapatkan masing-masing satu unit motor dan meraih piala, sertifikat dan uang tunai. (RAMADANI/N).