MUARA TEWEH –

BORNRONEWS, Muara Teweh – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara (Kemenag Barut) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) sertifikasi halal dan juru sembelih halal, bertempat di aula Kemenag setempat. 

Kegiatan diikuti 50 peserta dari pelaku usaha, UMKM, pemilik Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) yang ada di Muara Teweh.  

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H Abdul Majid Rahimi dengan narasumber dari Tim Satgas Halal Provinsi Kalimantan Tengah, Tim Kajian Halal Pusat IAIN Palangka Raya dan Tim Pengurus Wilayah Juru Sembelih Halal Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Utara, H Abdul Majid Rahimi mengatakan, akan menggarisbawahi dalam kandungan ayat Suci Alquran dengan kalimat halal. Halal menurut tafsir sangat luas, baik dengan makanan maupun sembelihan hewan ternak.

Kemudian, Toyibah menurut agama baik, baik itu bukan hanya dari segi kasat mata tetapi juga ditinjau dari segi kesehatan. Dia menyampaikan, banyak hal yang dianggap baik makanan, tapi ditinjau dari segi kesehatan kurang baik.

--page

“Itulah yang menjadi tugas kita pada saat ini, berkaitan dengan UMKM sertifikasi halal. Jadi, banyak UMKM kita yang masih belum memiliki sertifikat halal dan itu juga salah satu kebijakan dari Kemenag Barito Utara bagaimana semua UMKM di daerah ini memiliki sertifikat halal,” kata dia.

Dikatakannya, dengan adanya sertifikat halal tersebut, maka UMKM khususnya di Barito Utara, aman. Hanya saja, yang menjadi permasalahan saat ini, ketika UMKM sudah memiliki sertifikat halal, ada tugas berat yang diemban yaitu berkaitan dengan monitoring.

“Kita harapkan kegiatan sosialisasi dan bimtek ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pelaku usaha dan UMKM di daerah ini. Kemenag Barito Utara akan mendampingi para pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikat halal, baik itu baik dalam hal agama dan baik dalam tinjauan kesehatan,” pungkasnya. (RAMADHANI/Y)