PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS mengajak generasi Z dan milenial untuk berwirausaha berbasis UKM sawit dalam acara The Jakarta International Handicraft Trade Fair atau INACRAFT 2024. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center atau JCC dan menampilkan berbagai produk kreatif berbasis sawit, seperti kerajinan lidi sawit, sabun cuci tangan, dan rompi anti peluru dari tandan kosong kelapa sawit.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki, membuka acara ini dan menyampaikan bahwa hadirnya hampir 1000 UMKM menunjukkan pertumbuhan industri kerajinan Indonesia.

"Sektor kriya berkontribusi sebesar 15 persen terhadap PDB nasional, menunjukkan potensi besar untuk berkembang," kata Teten dalam rilis BPDPKS pada Minggu, 13 Oktober 2024.

Kehadiran BPDPKS di INACRAFT 2024 bertujuan untuk mempromosikan sawit dan menunjukkan bahwa kelapa sawit dapat menjadi bagian dari industri kreatif.

Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, menyatakan bahwa partisipasi BPDPKS dalam kegiatan ini adalah untuk mempromosikan sawit dan menunjukkan bahwa kelapa sawit dan turunannya dapat menjadi bagian dalam industri kreatif.

"Generasi muda dapat memanfaatkan berbagai produk kelapa sawit untuk dikembangkan menjadi industri kerajinan yang ramah lingkungan," kata Helmi dalam rilis yang sama.

--page

Produk-produk yang dipamerkan termasuk helm sepeda dan motor dari sawit, kain dan benang dari biomassa sawit, serta tinta alami dari cangkang sawit. Acara ini juga menampilkan film kampanye sawit dan berbagai produk turunan sawit lainnya, menarik perhatian pengunjung lokal dan internasional. BPDPKS berharap bahwa generasi muda dapat melihat potensi besar dari kelapa sawit dan terinspirasi untuk berwirausaha.

Selain itu, BPDPKS juga mengadakan berbagai kegiatan di booth mereka, seperti kampanye positif sawit dan pemutaran video terkait sawit. Salah satu film yang diputar adalah "Mimpi Laskar Negeri Sawit", yang menceritakan tentang potensi dan manfaat kelapa sawit bagi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kelapa sawit.

Dengan berbagai inovasi dan produk kreatif berbasis sawit yang ditampilkan, BPDPKS berharap dapat mendorong lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam industri kreatif berbasis sawit.

"Kami siap mendukung Gen Z dan milenial untuk berkreasi dan berwirausaha dengan memanfaatkan kelapa sawit," tambah Helmi. (TESTI PRISCILLA/Y)