PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Pemerintah Kota Palembang, yang terletak di Sumatera Selatan, tengah melaksanakan penataan ulang aliran sungai di kawasan Taman Purbakala. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengembangkan dan menjadikan lokasi tersebut sebagai destinasi wisata baru yang dikenal dengan nama Purbakala Sriwijaya Center. Penjabat Wali Kota Palembang, Ucok Abdulrauf Darmenta, mengungkapkan bahwa pemerintah setempat berkomitmen untuk melestarikan aliran sungai di area Taman Purbakala. Tujuannya adalah untuk menjadikan tempat tersebut lebih menarik sebagai destinasi pariwisata. Aliran sungai yang dimaksud adalah Sungai Kedukan, yang mengalir menuju Sungai Musi. Sungai ini direncanakan menjadi *pilot project* untuk pengembangan wisata yang dapat diakses oleh masyarakat setempat, yang dikenal dengan sebutan Wong Kito. "Melalui analisis yang kami lakukan, kami menemukan bahwa sungai ini memiliki lebar yang memadai dan jarak aliran yang hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam dari Sungai Musi. Kami akan melakukan penataan ulang pada aliran sungai tersebut. Selain itu, kami juga akan memperbaiki jembatan yang ada di atasnya," ujar Ucok Abdulrauf Darmenta. Dia menjelaskan bahwa meskipun sungai ini menjadi bagian dari kewenangan Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemkot Palembang akan segera menjalin komunikasi untuk memulai proses penataan. Sejak dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Palembang pada tanggal 19 Juni, Ucok Abdulrauf telah mengusung program-program yang berfokus pada kepentingan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk membuat Pemkot Palembang lebih hadir dalam kehidupan sehari-hari warganya, serta mengajak mereka berpartisipasi dalam menjaga estetika kota. "Kota Palembang memiliki beragam keindahan, mulai dari Jembatan Ampera, bentangan Sungai Musi, pelataran Benteng Kuto Besak, fasilitas transportasi LRT, hingga kekayaan kuliner dan seni. Kami juga memiliki potensi pariwisata dan akomodasi yang memadai. Tugas kita saat ini adalah mengenalkan Palembang sebagai kota yang mampu merawat semua aset tersebut,” pungkasnya. Ucok Abdulrauf menambahkan bahwa untuk menjaga keindahan dan kebersihan kota, diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh masyarakat Palembang. Dengan demikian, setiap individu harus berperilaku baik, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga berkomunikasi dengan sopan. ANTARA