BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Provinsi Lampung mengungkapkan bahwa debat publik yang akan diselenggarakan merupakan kesempatan penting bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk meyakinkan pemilih jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang. Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami, menjelaskan bahwa lebih dari 5 juta pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di provinsi tersebut diharapkan akan menyaksikan debat ini. "Debat publik ini menjadi momen bagi para pasangan calon untuk memperjelas visi, misi, dan program kerja mereka kepada masyarakat," ujarnya saat membuka acara debat publik di Bandarlampung pada hari Minggu. Debat pertama yang diinisiasi oleh KPU Lampung ini akan mengangkat tema mengenai infrastruktur, di mana setiap pasangan calon akan memaparkan ide dan rencana mereka terkait bidang ekonomi. Erwan Bustami juga memberikan apresiasi kepada tim perumus acara yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan debat ini. "Kami berterima kasih kepada para panelis yang telah menyusun pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu mengasah visi dan misi serta program kerja dari masing-masing pasangan calon, terutama dalam konteks infrastruktur dan ekonomi," tambahnya. Dalam Pilgub Lampung, terdapat dua pasangan calon yang akan bertarung. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu adalah Arinal Djunaidi dan Sutono. Arinal Djunaidi merupakan bekas pegawai negeri sipil yang pernah menjabat sebagai Gubernur Lampung periode 2019-2024, bersama dengan Chusnunia Chalim sebagai wakil gubernur. Di sisi lain, Sutono adalah kader PDIP yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum partai tersebut dan pernah mengisi posisi sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Lampung pada tahun 2016-2018. Di pihak lawan, terdapat pasangan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, yang merupakan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua. Rahmat Mirzani Djausal memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Lampung. Ia juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung pada periode 2019-2024. Jihan Nurlela, di sisi lain, merupakan seorang dokter dan politikus yang pernah menjabat sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan Lampung untuk periode yang sama. Debat publik ini diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas kepada pemilih serta membantu mereka dalam menentukan pilihan yang tepat pada saat Pilkada berlangsung. ANTARA