**Borneonews - Teheran**, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa langkah Amerika Serikat yang mengerahkan pasukannya ke wilayah yang dikuasai untuk mendukung rezim Israel hanya akan berujung pada risiko bagi keselamatan mereka.
Araghchi menjelaskan bahwa Amerika Serikat telah mengirimkan sejumlah besar persenjataan ke Israel dan kini juga menempatkan nyawa personel militer mereka dalam bahaya dengan mengutus mereka untuk mengoperasikan sistem rudal yang berasal dari Amerika di negara tersebut. Pernyataan ini disampaikan melalui sebuah unggahan di platform media sosial X pada hari Minggu lalu.
Keterangan ini muncul di tengah pembicaraan antar pejabat AS mengenai kemungkinan pengiriman sistem *Terminal High Altitude Area Defense* (THAAD) ke Israel, di mana pasukan AS juga diperkirakan akan ditugaskan untuk mengoperasikan sistem pertahanan rudal yang canggih tersebut.
Sementara itu, Araghchi sedang melakukan kunjungan ke beberapa negara di kawasan untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat. Dia menambahkan bahwa Iran telah berusaha keras dalam beberapa hari terakhir untuk mencegah terjadinya konflik besar di wilayah mereka.
Meskipun demikian, Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak akan ragu dalam membela rakyat dan kepentingan nasionalnya. Di sisi lain, rezim Israel tengah berupaya mencari strategi untuk merespons serangan rudal besar-besaran yang dilayangkan oleh Iran pada awal bulan ini, yang dianggap sebagai balasan atas pembunuhan seorang pejabat senior dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), serta aksi yang dilakukan oleh Hamas dan Hizbullah.
ANTARA
Amerika Serikat Mengirim Pasukan ke Israel, Iran Memperingatkan Risiko
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







