BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Polda Kalimantan Selatan berupaya menghidupkan kembali semangat kepahlawanan Pangeran Antasari kepada generasi muda. Dalam acara peringatan ke-162 tahun wafatnya Pahlawan Nasional ini, nilai-nilai perjuangan yang ditunjukkan oleh Pangeran Antasari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak muda dalam menghadapi tantangan zaman. Kombes Pol Adam Erwindi, Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, menjelaskan bahwa semangat juang Pangeran Antasari sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat ini. "Kita harus terus menggelorakan semangat juang Pangeran Antasari yang penting untuk diinternalisasi oleh generasi muda," ujarnya dalam sambutannya di Banjarmasin pada hari Minggu. Ditegaskan pula oleh Adam bahwa sikap patriotisme yang ditunjukkan oleh Pangeran Antasari seharusnya menjadi teladan dalam mencintai bangsa dan negara. Ia menekankan, "Saatnya generasi muda mengisi kemerdekaan ini dengan semangat *Wasaka* (Waja Sampai Kaputing), yang berarti berjuang hingga titik darah penghabisan." Adam juga mencermati bahwa saat ini banyak anak muda yang tampak kehilangan semangat dalam mencapai cita-cita. Menurutnya, penting bagi mereka untuk tidak mudah menyerah. "Kesempatan untuk meraih keberhasilan selalu terbuka bagi mereka yang terus berusaha," tambahnya. Lebih jauh, Pangeran Antasari dilahirkan pada 20 Februari 1809 di Keraton Pagatan, di wilayah yang kini termasuk dalam Kalimantan Selatan. Pada tahun 1859, ia menjadi pemimpin dalam perlawanan terhadap kekuasaan Belanda, khususnya VOC, dan berhasil menyatukan berbagai suku Dayak untuk menentang penjajahan. Perjuangan yang dipimpin Pangeran Antasari dalam Perang Banjar merupakan salah satu tonggak penting dalam perlawanan terhadap kolonialisme, yang memberikan pelajaran berharga mengenai ketahanan dan semangat perjuangan bagi bangsa ini. ANTARA