**Borneonews - Bandarlampung**, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan Sutono, mengungkapkan bahwa pembangunan konektivitas transportasi di wilayah yang mereka pimpin harus didukung oleh pendapatan asli daerah (PAD) yang baik. Mereka menekankan pentingnya melakukan peningkatan PAD agar semua inisiatif pembangunan dapat terintegrasi dengan baik.
Dalam sebuah debat publik yang berlangsung di Bandarlampung pada hari Minggu, 13 Oktober, Arinal Djunaidi menegaskan, "Tidak mungkin tercapai apabila tidak bisa meningkatkan PAD. Jadi, semuanya harus terintegrasi dan dilakukan bersama-sama." Pernyataan ini mencerminkan kebutuhannya untuk adanya sinergi antara berbagai komponen pemerintahan dalam mencapai tujuan pembangunan.
Sutono, sebagai calon Wakil Gubernur, menambahkan bahwa konektivitas transportasi, baik itu di darat, udara, maupun laut, sangat penting untuk meningkatkan ekonomi provinsi Lampung. Ia berpendapat bahwa infrastruktur seperti pelabuhan dan bandara harus didukung oleh jalan yang baik sebagai elemen konektivitas. "Maka, ke depan Pelabuhan Panjang harus dibangun konektivitasnya dengan tol yang ada," ujarnya.
Demi merealisasikan konektivitas transportasi yang efektif, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sutono mengungkapkan bahwa semua masalah terkait pelaksanaan pembangunan ini harus terintegrasi dengan baik. "Tidak hanya pada aspek transportasi saja, tetapi juga potensi yang ada, seperti potensi pariwisata dan ekonomi, harus diintegrasikan untuk menciptakan konektivitas yang optimal," tambahnya.
Poin penting yang disampaikan Sutono adalah bahwa daerah harus dapat meyakinkan semua pihak terkait pengembangan infrastruktur ini. Ia menyadari bahwa kemampuan daerah terbatas, tetapi jika koordinasi antara kabupaten dilakukan dengan baik, dukungan dari pemerintah pusat akan lebih mudah diperoleh. "Karena saya sepakat bahwa konektivitas transportasi ini adalah penggerak perekonomian daerah, maka sarana yang ada pun harus dikelola dengan pelayanan yang baik," ujar Sutono.
Pemilihan Gubernur Lampung diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Arinal Djunaidi-Sutono yang merupakan nomor urut 1 dan Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela yang memiliki nomor urut 2. Arinal Djunaidi sendiri adalah seorang politikus yang juga mantan pegawai negeri sipil dan saat ini menjabat sebagai Gubernur Lampung periode 2019-2024 bersama dengan Chusnunia Chalim sebagai Wakil Gubernur.
Sementara itu, Sutono, yang merupakan kader dari PDI Perjuangan, saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum partai tersebut serta pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dari tahun 2016 hingga 2018. Di pihak lawan, Rahmat Mirzani Djausal berasal dari latar belakang pengusaha dan saat ini merupakan Ketua DPD Gerindra Lampung, serta pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024. Jihan Nurlela, lawan politik Arinal dan Sutono, adalah seorang dokter dan politikus yang pernah terpilih sebagai anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Lampung dalam periode yang sama.
ANTARA
Pendapatan Asli Daerah Penting untuk Konektivitas Transportasi Lampung
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







