JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengalami prosesi pengarakan menggunakan kendaraan taktis *Maung Pindad* di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada hari Senin. Keduanya hadir untuk mengikuti apel kesiapan pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Kedatangan Presiden Jokowi dan Prabowo berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah tiba di gerbang Mako Brimob, mereka langsung menaiki kendaraan *Maung Pindad* menuju ruang transit yang terletak di Lapangan Hitam. Dalam momen spesial tersebut, Presiden dan Prabowo tampil kompak dengan mengenakan kemeja putih, dasi merah, serta jas gelap, dilengkapi dengan baret Polri. Mereka melaju dalam kendaraan *Maung* yang dihiasi karpet merah, dengan posisi berdiri tanpa atap. Selama perjalanan, prosesi pengarakan diiringi oleh pasukan marching band dari Korps Polri, serta melewati barisan pasukan yang berasal dari berbagai satuan Polri yang berdiri di sisi kanan dan kiri jalan. Setelah sampai di lapangan upacara, Presiden Jokowi mengambil tempat di kursi paling depan, berdekatan dengan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto. Presiden Jokowi kemudian disambut dalam acara persiapan apel, yang juga diikuti oleh pasukan dari berbagai satuan kerja Polri. Beberapa satuan kerja tersebut mencakup Korbrimob Polri, Korlantas Polri, Bareskrim Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Pusdokkes Polri, Baharkam Polri, dan Divisi Hubungan Internasional Polri. Di samping itu, dalam kegiatan ini, Jokowi tidak hanya memantau kesiapan pengamanan untuk pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Ia juga berencana untuk memberikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja di lingkup instansi Polri sebagai penghargaan atas kontribusi mereka dalam pelayanan publik. Tak hanya itu, Polri juga berencana memberikan medali kehormatan Loka Praja Samrakshana Polri kepada Jokowi, sebagai pengakuan atas peran penting yang telah dilakukannya dalam pengembangan organisasi Korps Bhayangkara. ANTARA