BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Banten, Indri Astuti, menegaskan bahwa praktik judi *online* memiliki dampak yang sangat merugikan terhadap kesehatan masyarakat. Salah satu konsekuensi yang paling mencolok adalah berkurangnya produktivitas individu. Indri menjelaskan bahwa hilangnya produktivitas dapat menghasilkan efek negatif yang melibatkan upaya pencarian jalan pintas. Hal ini berpotensi meningkatkan angka kriminalitas dan penipuan di dalam masyarakat. Ia menambahkan bahwa belakangan ini, Kota Tangerang telah menyaksikan kasus-kasus yang melibatkan para pecandu judi *online*, di mana seorang pelaku bahkan melakukan tindak pidana yang membahayakan keselamatan anaknya sendiri. Dalam upaya menanggulangi masalah ini, Indri mengimbau kepada masyarakat yang masih terlibat dalam permainan judi *online*, baik secara aktif maupun sekadar coba-coba, untuk segera menghentikan kebiasaan tersebut. Kecanduan judi *online* telah menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan dan perlu ditangani secara serius oleh semua elemen masyarakat. Lebih lanjut, dampak sosial dari judi *online* juga tidak bisa diabaikan. Praktik ini dapat merusak hubungan antarkeluarga dan menghancurkan ikatan sosial dalam komunitas. Indri mengingatkan bahwa kemudahan akses internet menjadi tantangan tersendiri, dan masyarakat perlu menjaga diri serta lingkungan agar terhindar dari praktik judi *online*. Upaya preventif ini harus dimulai dari kesadaran individu, keluarga, dan lingkungan agar tetap produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagai bagian dari upaya pencegahan judi *online*, Pemerintah Kota Tangerang menyediakan fasilitas konseling kesehatan jiwa yang dapat diakses di 39 Puskesmas. Layanan ini tersedia secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, serta tidak dikenakan biaya sepeser pun. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menambahkan bahwa mengatasi kecanduan judi, termasuk judi *online*, bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Seseorang yang terjerat dalam kecanduan ini dapat pulih jika memiliki tekad dan niat untuk berubah. Bagi masyarakat yang memerlukan layanan konsultasi terkait masalah kesehatan jiwa, Dini menganjurkan untuk langsung menghubungi atau mengunjungi puskesmas atau RSUD Kota Tangerang. “Jika diperlukan, kami akan melakukan rujukan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, dan segala prosedur pasti akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. ANTARA