JAKARTA –
**Borneonews - Bandung**, Turnamen sepak bola putri milik Milklife Soccer Challenge 2024 seri kedua di Bandung menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kenaikan jumlah peserta kali ini mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan seri pertama yang berlangsung pada bulan Juni lalu. Dilaporkan bahwa total peserta dalam turnamen ini kini mencapai 1.564 siswi yang berasal dari 68 madrasah ibtidaiyah dan sekolah dasar di Bandung dan sekitarnya. Peningkatan ini mencerminkan antusiasme yang tinggi dan indikasi positif bagi perkembangan sepak bola wanita di Indonesia. Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, menyatakan bahwa visi mereka untuk mengembalikan kejayaan sepak bola putri Indonesia kian mendekati kenyataan. Hal ini dimulai dengan upaya pemasaran yang ditujukan untuk usia dini. Yoppy juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam penyelenggaraan turnamen ini, yang berkontribusi pada peningkatan kuantitas serta kualitas pemain yang signifikan. Ini menjadi langkah awal dalam mencari talenta pesepakbola putri masa depan Indonesia. Seluruh kota yang menjadi tuan rumah pada MilkLife Soccer Challenge seri kedua ini mengalami tren positif dalam hal peningkatan jumlah peserta. Menurut Yoppy, hal tersebut tak terlepas dari upaya mengenalkan sepak bola putri pada anak-anak sejak tahun 2023 melalui kompetisi yang terstruktur dan berkesinambungan. Peserta yang berbakat dari turnamen ini juga mendapat kesempatan untuk mengikuti MilkLife Soccer Extra Training. Program pelatihan khusus ini direncanakan untuk meningkatkan kemampuan dasar dalam bermain sepak bola, yang akan dipandu oleh Timo Scheunemann, Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge. Timo adalah pelatih berlisensi *UEFA A* yang telah berpengalaman sejak tahun 2007 di Jerman. Setelah menjalani pelatihan, para peserta yang menunjukkan kemajuan akan dimasukkan ke dalam satu tim yang akan bertanding di MilkLife Challenge All-Stars KU 12 di SuperSoccer Arena Kudus pada awal tahun 2025 mendatang. Sistem promosi dan degradasi juga diterapkan dalam program MilkLife Soccer Extra Training. Di setiap kota, sebanyak 21 pemain akan dipantau perkembangannya. Jika seorang peserta stagnan dalam perkembangan, posisinya akan digantikan oleh pemain lain yang juga berpotensi. Inisiatif ini dirancang untuk mendorong para siswi agar semakin mengembangkan keterampilan mereka di bidang sepak bola. Timo menekankan bahwa program tersebut merupakan bagian penting dalam upaya memasyarakatkan sepak bola, dengan tujuan agar siswi yang berbakat terus terlatih di bawah bimbingan pelatih berkomitmen. Ia juga menyarankan agar para siswi bergabung dengan sekolah sepak bola (SSB) untuk berpartisipasi dalam liga secara berkelanjutan di kategori usia KU14 dan KU16. Adrian Tan, Brand Manager MilkLife, memberikan dukungan terhadap peningkatan minat peserta dalam penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge - Bandung Series 2 2024. Peningkatan ini sejalan dengan harapan MilkLife untuk mendorong lebih banyak anak-anak Indonesia aktif berolahraga, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang sehat dan tangguh di masa depan. Adrian menambahkan, "Dengan berolahraga sepak bola secara rutin dan didukung oleh konsumsi nutrisi yang baik, seperti susu, kami berharap generasi mendatang dapat mengejar cita-cita mereka dengan lebih kuat dan #BeraniCetakGol." Sebagai bagian dari acara ini, berikut adalah daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge - Bandung Series 2 2024: **Kategori Usia 10** - Juara: SDN 075 Jatayu A - Runner-up: SDN 013 Pasirkaliki - Semifinalis: SDN 085 Ciumbuleuit dan SDN 020 Lengkong Besar **Kategori Usia 12** - Juara: SDN 073 Pajagalan - Runner-up: SDN 129 Rancasawo Margasari - Semifinalis: SDN 043 Cimuncang C dan SDN 164 Karang Pawulang A - Top Scorer: Amanda Fitriani - SDN 073 Pajagalan A - Best Player: Riyanti Saffana Suryani - SDN 129 Rancasawo Margasari - Best Goalkeeper: Nanda Husna Qanita - SDN 164 Karang Pawulang A - Fairplay Team: SDN 004 Cisaranten Kulon ANTARA