BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memberikan bantuan kepada sebelas Anak Buah Kapal (ABK) dari KN Sabar Subur yang baru saja dievakuasi oleh Tim SAR gabungan setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Jawa, tepatnya di sekitar Karimunjawa. Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi, menginformasikan bahwa para ABK yang berasal dari Rembang, Jawa Tengah, telah menerima layanan tempat beristirahat. "Bantuan ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memastikan bahwa para korban mendapatkan pertolongan serta dukungan yang dibutuhkan," jelas Achmadi saat berbicara kepada media. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, pelayanan kesehatan, akomodasi sementara, serta dukungan psikologis untuk mengatasi trauma. Achmadi menekankan bahwa tim dari Dinsos Kalsel dikerahkan untuk memberikan bantuan langsung kepada para ABK yang selamat dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak baik secara fisik maupun mental. "Kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi lainnya guna menangani para korban yang mengalami cedera," tambahnya. Achmadi menjelaskan lebih lanjut bahwa berdasarkan laporan yang diperoleh, kapal yang membawa sebelas ABK tersebut tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di Laut Jawa. Ia memastikan bahwa Dinsos Kalsel akan terus memantau perkembangan kondisi para ABK dan bersiap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan, sambil menunggu tindakan dari pihak perusahaan atau pemilik kapal dalam beberapa hari mendatang. Achmadi berharap agar para ABK yang menjadi korban tenggelam ini dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitas mereka sebagai nelayan dengan tetap menjaga kewaspadaan yang tinggi. Selain itu, Achmadi juga mengingatkan kepada masyarakat dan para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menghadapi cuaca yang tidak bersahabat. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap kapal yang berlayar telah mematuhi prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Sebelumnya, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi sebelas ABK Kapal Nelayan (KN) Sabar Subur ke Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin, Kalsel, setelah kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa dekat Pulau Karimunjawa pada hari Minggu, 13 Oktober. Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, melaporkan bahwa ke sebelas ABK tersebut tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sekitar pukul 20.10 WITA dalam keadaan selamat berkat upaya Tim SAR gabungan. "Para korban dibawa menggunakan Kapal Motor (KM) Satya Kencana 3 dan setelah tiba, mereka langsung diperiksa oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin yang dibantu oleh tim lainnya," papar Putu. Ia menambahkan bahwa sebelum kedatangan para korban, Com Center KKP Banjarmasin telah menerima informasi dari agen PT GSM mengenai keberhasilan Tim SAR dalam mengevakuasi semua ABK yang terjebak. "Alhamdulillah, seluruh ABK selamat dari insiden tersebut. Satu regu Tim SAR kemudian menuju Pelabuhan Trisakti untuk berkoordinasi dengan petugas kesehatan, memberikan pertolongan lebih lanjut kepada para korban," ujarnya. Sebanyak sebelas ABK yang terdiri dari Darsono, Sutrisno, Dariyanto, Samsul, Sampurno, Arifin, Alim, Soyoto, Zamani, Andreas, dan Rudi telah berhasil diselamatkan. Operasi penjemputan mereka melibatkan banyak elemen, termasuk Basarnas Banjarmasin, KSOP Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Lanal Banjarmasin, KKP Banjarmasin, SROP Banjarmasin, agen PT GSM, Polair Polresta Banjarmasin, Babinsa Telaga Biru, Palindo, dan Disnav. ANTARA