JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menegaskan komitmennya terhadap keberagaman melalui peluncuran Program DEI (Diversity, Equity & Inclusion) Move 2024. Inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) di bidang pendidikan. Dalam sebuah keterangan resmi, Kepala Departemen CSR PAMA, Maidi Irvan, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menegaskan pentingnya keberagaman di kalangan peserta. Acara ini melibatkan ratusan siswa dari berbagai daerah dan mengusung tema "Bersama Memberi Dampak Melalui Kreativitas Tanpa Batas dan Menginspirasi Dunia". Maidi menjelaskan bahwa sasaran acara ini bukan sekadar meningkatkan kreativitas peserta, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa setiap individu memiliki hak untuk didengar dan berkontribusi secara setara. Puncak acara diisi dengan seminar nasional serta pemberian penghargaan kepada pemenang kompetisi yang telah berlangsung sebelumnya, yang terdiri dari tiga kategori: videografi, fotografi, dan poster. Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Hal ini mencerminkan keragaman latar belakang para siswa yang ikut berpartisipasi. Sebanyak 250 peserta mendaftar untuk kompetisi DEI Move 2024, dan siswa-siswa terbaik dari masing-masing kategori diundang untuk hadir dalam acara puncak. Acara awarding DEI Move 2024 diadakan pada 11 Oktober 2024, dan ditujukan bagi siswa-siswi tingkat SMA/SMK yang meraih prestasi di tiga kategori tersebut. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan oleh mereka. Maidi menambahkan bahwa meskipun peserta yang hadir tidak berasal dari kelompok marginal, mereka diharapkan agar tetap memiliki rasa empati dan mampu memperlakukan semua orang dengan adil. PAMA juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip DEI dalam proses perekrutan, dengan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Sesi seminar nasional pada acara puncak menghadirkan dua pembicara kunci, Nathasya Priyanka dan Vania F. Herlambang. Keduanya membahas isu pengembangan diri dan *sustainable lifestyle*, yang dianggap sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Topik pengembangan diri bertujuan untuk mendorong siswa lebih percaya diri dalam berkreasi, sementara pembahasan tentang gaya hidup berkelanjutan penting untuk meningkatkan kesadaran akan dampak terhadap lingkungan. Program DEI Move 2024 tidak hanya bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan kreativitas siswa, tetapi juga menjadi wahana untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keadilan, inklusi, dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, PAMA berharap siswa-siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat serta memberikan dampak positif berdasarkan prinsip-prinsip DEI yang telah mereka pelajari. ANTARA