PALEMBANG –
**Borneonews - Ogan Komering Ulu**, Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang terletak di Sumatera Selatan, membuka program pemutihan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) guna meningkatkan penerimaan pajak untuk tahun 2024. Kepala Samsat OKU 1, Humaniora Basili Basmark, menyatakan bahwa saat ini mereka aktif melakukan sosialisasi terkait program pemutihan tersebut kepada masyarakat di daerah ini. Kegiatan sosialisasi ini mencakup hingga ke pelosok desa dengan cara menyebarkan ribuan brosur yang memberikan informasi kepada para pengguna jalan serta penghuni perkampungan. Basmark mengungkapkan bahwa penerapan program pemutihan ini merupakan kebijakan yang diambil oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Kebijakan ini diberlakukan di seluruh wilayah provinsi, termasuk di Kabupaten OKU, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus pajak kendaraannya. Program pemutihan ini mencakup penghapusan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Dalam program ini, pemerintah memberikan keringanan berupa penghapusan tunggakan pajak untuk satu tahun dan juga terhadap pajak yang berjalan. "Program pemutihan ini berlangsung dari 19 Agustus hingga 14 Desember 2024," jelas Basmark. Dia melanjutkan, sejak peluncuran program ini, telah terlihat dampak positif terhadap peningkatan serapan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten OKU. Data terbaru per 12 Oktober 2024 menunjukkan bahwa penerimaan PKB di daerah ini telah mencapai 76,38 persen, dengan total nominal sebesar Rp25.589.058.550 (sekitar Rp25,59 miliar) dari target yang ditetapkan sebesar Rp33.503.290.000 (sekitar Rp33,50 miliar). Selain itu, penerimaan BBNKB juga melaporkan angka sebesar Rp23.889.804.000 (sekitar Rp23,89 miliar), yang berarti sudah mencapai 89,01 persen dari target Rp26.851.110.000 (sekitar Rp26,85 miliar). "Melalui program pemutihan pajak ini, kami sangat optimis dapat mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor untuk tahun 2024," tambahnya. ANTARA