BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh telah menyiapkan 677 personel untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keselamatan serta ketertiban lalu lintas di wilayah Provinsi Aceh yang terletak di ujung barat Indonesia. Kombes Pol Joko Susilo selaku Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh menginformasikan bahwa penglibatan ratusan personel ini merupakan upaya kolaboratif antara Polda Aceh dan instansi terkait. Dalam pelaksanaannya, 130 personel diambil dari Polda Aceh dan 547 personel berasal dari kepolisian resor (polres) serta instansi lainnya. Operasi Zebra Seulawah dilaksanakan selama dua minggu, mulai dari tanggal 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024. Tujuan dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang sering terjadi di jalan raya. Joko Susilo menjelaskan bahwa operasi ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di Provinsi Aceh seraya menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang akan datang. Dengan demikian, diharapkan suasana kondusif dapat terjaga di tengah masyarakat. Selama pelaksanaan operasi, kepolisian akan melakukan penegakan hukum terhadap para pelanggar lalu lintas. Fokus utama penindakan adalah pada pengendara yang melakukan aktifitas berkendara tidak aman, seperti menggunakan telepon saat berkendara, melawan arus, serta pelanggaran lain yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan. Joko Susilo juga mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Zebra Seulawah untuk menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi serta berpegang pada prinsip profesionalisme. Ia menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental, serta perlunya pendekatan yang humanis dalam setiap interaksi dengan masyarakat selama operasi berlangsung. ANTARA