BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Lampung Selatan**, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan menjalankan program pelatihan dan edukasi bagi 95 anak usia dini mengenai mitigasi bencana, khususnya kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada anak-anak mengenai bahaya dan potensi kebakaran yang dapat terjadi di lingkungan sekitar mereka. Kepala Bidang Damkar, Rully Fikriansyah, menjelaskan bahwa anak-anak yang terlibat dalam program ini berasal dari empat lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yaitu KB Lathifah, KB Baitisalam, KB Muslimin, dan KB Bunda Kartini. Semua lembaga tersebut merupakan bagian dari himpunan pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini yang ada di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam pelatihan ini, anak-anak tidak hanya diajarkan tentang bahaya kebakaran, tetapi juga tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Mereka diberikan informasi mengenai tindakan yang harus diambil jika terjadi kebakaran, sehingga diharapkan mereka dapat merespons dengan tepat dalam situasi darurat. Program ini juga telah menjadi bagian dari kurikulum wajib di lembaga pendidikan anak usia dini. Tujuannya agar anak-anak dapat mengenali risiko kebakaran dan bencana berbahaya lainnya sejak dini. "Kami berkomitmen untuk mendidik anak-anak mengenai tugas dan fungsi petugas pemadam kebakaran beserta sarana operasional yang digunakan dalam upaya penanganan kebakaran dan situasi darurat lainnya," jelas Rully. Lebih lanjut, Damkarmat berharap agar masyarakat secara luas memberikan dukungan terhadap program mitigasi bencana ini. Penanganan kebakaran bukan hanya merupakan tanggung jawab petugas pemadam kebakaran, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha. Setiap pihak memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan mereka. ANTARA