SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kasus kecelakaan lalulintas yang terjadi di Kabupaten Sukamara selama Januari hingga Oktober 2024 tercatat ada 10 kejadian, dimana lakalantas tersebut didominasi kecelakaan tunggal.

Kasat Lantas Polres Sukamara, AKP Aries Gunawan mengatakan mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra telabang adalah untuk menekan angka lakalantas di Kabupaten Sukamara.

“Jadi agar supaya masyarakat juga lebih tertib berlalu lintas. Seperti yang kita ketahui untuk di Sukamara sendiri dari bulan Januari sampai dengan Oktober lakalantas sebanyak 10 kejadian, dan banyak didominasi oleh laka tunggal,” kata AKP Aries Gunawan.

Menurut dia, laka tunggal terjadi human error atau kesalahan pengendara itu sendiri, sehingga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya mematuhi peraturan berlalulintas.

"Harapan kami dengan operasi zebra telabang ini bisa menekan angka laka lantas khususnya di Kabupaten Sukamara dan masyarakat lebih tertib berlalulintas,"  ucapnya.

Sementara itu, Pejabat Bupati Sukamara Rendy Lesmana mengharapkan agar masyarakat lebih tertib saat berkendara sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalulintas akibat kelalaian saat berkendara.

"Kami imbau masyarakat untuk tertib dalam berkendara, jangan sampai karena fasilitas jalan sudah nyaman lalu berkendara tidak taat aturan sehingga menimbulkan kecelakaan," tukas Rendy. (NORHASANAH/j)