**Borneonews - Surabaya**, Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, menunjukkan keunggulan yang signifikan dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya pada Pilkada 2024. Hal ini diungkapkan dalam hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI).
Direktur ARCI, Baihaki Sirajt, menyampaikan bahwa dalam survei tersebut, pasangan Khofifah-Emil meraih elektabilitas sebesar 63,4 persen, mengungguli Tri Rismaharini dan KH Zahrul Azhar Asumta, yang memperoleh 27,1 persen, serta Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, dengan elektabilitas hanya 2,8 persen. Selain itu, terdapat 6,7 persen responden yang masih belum menentukan pilihan mereka.
Dalam sesi yang mengeksplorasi *top of mind* atau pertanyaan spontan, Khofifah-Emil kembali menunjukkan hasil yang positif dengan elektabilitas mencapai 50,7 persen. Sementara itu, Risma-Gus Hans hanya mendapat 17,7 persen dan LULAN memperoleh 1,2 persen. Sekitar 30,4 persen responden belum memberikan keputusan atas pilihan mereka.
Baihaki menilai bahwa tren elektabilitas Khofifah-Emil terus mengalami peningkatan. Dengan menyusutnya jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan, ia berpendapat bahwa banyak dari mereka yang cenderung akan memilih pasangan tersebut.
Lebih lanjut, Baihaki menjelaskan bahwa pemilih yang sebelumnya belum memberikan suara, yang pada survei sebelumnya berada di sekitar 15 persen, kini berkurang dan mulai sebagian besar memperlihatkan kecenderungan untuk memilih Khofifah-Emil.
Survei ARCI dilaksanakan pada periode 1 hingga 9 Oktober 2024, yang mencakup 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan melibatkan 1.200 responden. Metode yang digunakan adalah *stratified multistage random sampling*, dengan *margin of error* sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pilkada Jawa Timur 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon. Pasangan pertama adalah Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dengan nomor urut 1, diikuti oleh Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak sebagai nomor urut 2, dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta yang mengantongi nomor urut 3.
Masa kampanye bagi pilkada akan berlangsung mulai 25 September hingga 23 November 2024. Sedangkan, proses pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024, diikuti dengan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan yang akan dilakukan hingga 16 Desember 2024.
ANTARA
Kemenangan Elektabilitas Khofifah-Emil di Survei Pilkada 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







