SURABAYA –
**Borneonews - Kota Batu**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, yang terletak di Jawa Timur, tengah melaksanakan langkah-langkah strategis untuk mencegah kerusakan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh potensi gangguan cuaca saat proses distribusi barang ke 302 tempat pemungutan suara di seluruh wilayah Kota Batu. Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwantoro, mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya secara rutin berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Melalui kerjasama ini, mereka dapat memantau perkembangan cuaca terkini dan merencanakan distribusi logistik secara lebih efektif. Heru menekankan pentingnya pengiriman logistik yang harus dilaksanakan di segala kondisi cuaca. Dengan demikian, koordinasi dengan BMKG sangat krusial untuk memberikan prediksi cuaca yang akurat. "Kami berkomitmen untuk memastikan pengiriman tetap berjalan meskipun ada tantangan cuaca," ujar Heru. Salah satu perhatian utama adalah faktor cuaca yang dapat menghambat proses pengiriman logistik. Oleh sebab itu, KPU Kota Batu telah menyiapkan armada tertutup untuk mendukung pengiriman perlengkapan pemilihan agar lebih aman dan terlindungi. Pendistribusian logistik, termasuk semua perlengkapan pemungutan suara, direncanakan akan dilaksanakan pada H-1 pemungutan suara, yang jatuh pada 26 November 2024. Heru menambahkan, "Kami berusaha agar distribusi ini tepat dalam jumlah, jenis, dan waktu." Sekarang ini, KPU Kota Batu telah menerima beberapa logistik penting, antara lain 610 kotak suara, 604 botol tinta, 1.208 bilik suara, 3.624 kabel ties, dan 15.032 segel. Menurut informasi dari Heru, keseluruhan jumlah tersebut sesuai dengan kebutuhan untuk pelaksanaan pilkada, sementara surat suara dijadwalkan akan diterima pada 30 Oktober 2024. "Barang-barang logistik kecuali surat suara saat ini sudah kami simpan di gudang," jelasnya. Selain itu, untuk mengatasi kendala yang mungkin timbul akibat hujan, Heru menganjurkan agar tempat pemungutan suara (TPS) dapat ditempatkan di bangunan yang permanen. "Jika harus menggunakan tenda, harus ada pelapis yang sesuai. Kami juga menyiapkan rencana alternatif, jika terjadi hujan deras disertai angin, agar pemungutan suara tetap berjalan lancar," tambahnya. Untuk Pilkada 2024 di Kota Batu, jumlah pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 166.942 orang, yang terdiri dari 82.775 laki-laki dan 84.167 perempuan. Pilkada kali ini akan diikuti oleh tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, yaitu Nurochman-Heli Suyanto dengan nomor urut 1, Firhando Gumelar-Rudi dengan nomor urut 2, serta Krisdayanti-Kresna Dewanata Phrosakh dengan nomor urut 3. Masa kampanye untuk pilkada telah dimulai dari 25 September dan akan berlangsung hingga 23 November 2024. Selanjutnya, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 27 November, diikuti dengan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil yang akan berlangsung hingga 16 Desember 2024. ANTARA