KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dr. Erny, yang juga merupakan Dokter Penanggung Jawab Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, memberikan panduan langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan secara mandiri ketika mengalami mimisan. 

Hal ini ia sampaikan saat memberikan edukasi seputar kesehatan melalui Radio siaran pemerintah daerah setempat.

Menurut dia langkah awal yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan menenangkan pasien. 

Kemudian, minta pasien untuk duduk dengan posisi badan condong ke depan dan kepala menunduk sedikit ke bawah, untuk mencegah darah mengalir ke tenggorokan. 

Tekan cuping hidung dengan ibu jari dan jari telunjuk selama 5-10 menit, dan bernafas melalui mulut.

Jika darah masih terus keluar, dr. Erny menyarankan untuk memberikan kompres es pada hidung. 

"Cara ini bisa membantu mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi perdarahan," ujarnya, Senin, Oktober 2024.

Sebagai alternatif tradisional, daun sirih yang telah diremas juga dapat digunakan. Kandungan senyawa tannin pada daun sirih membantu menyempitkan pembuluh darah, yang dapat menghentikan perdarahan.

"Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," harapnya. (DODI/j)