BORNEONEWS, Palangka Raya - Data dari IRSMS Ditlantas Polda Kalteng dan jajaran selama tahun 2024 menunjukkan peningkatan angka kecelakaan lalu lintas. Dari bulan Januari hingga September, tercatat 909 kejadian kecelakaan, dengan korban luka ringan (LR) 994 orang, luka berat (LB) 81 orang, dan meninggal dunia (MD) 245 orang.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023, terjadi peningkatan jumlah kecelakaan sebesar 33 kejadian atau naik 3,7 persen. Pada tahun 2023, tercatat 876 kejadian kecelakaan dengan korban LR 994 orang, LB 61 orang, dan MD 235 orang.
Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rakhmad Setyadi, mengungkapkan bahwa peningkatan angka kecelakaan ini menunjukkan penurunan tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kalimantan Tengah.
"Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kalimantan Tengah," ujar Brigjen Pol Rakhmad Setyadi, Senin, 14 Oktober 2024.
Peningkatan angka kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pihak Polda Kalteng. Pihak Kalteng akan terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas melalui berbagai program edukasi dan penegakan hukum.
Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas melalui berbagai program edukasi dan penegakan hukum.
"Tujuannya adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman," pungkasnya. (PATHUR/j)









