**Borneonews - Bantul**, Pemerintah Kabupaten Bantul yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk meningkatkan akses masuk ke kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Argodadi. Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas truk yang mengangkut sampah dan hasil olahan sampah dengan lebih efektif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi, menjelaskan mengenai pentingnya peningkatan akses jalan di sekitar TPST Argodadi. Menurutnya, akses armada pengangkut sampah saat ini belum memenuhi standar dan harapan pemerintah. Hal ini disebabkan oleh kondisi awal yang kurang memadai.
Bambang Purwadi berharap bahwa peningkatan jalan ini dapat terwujud melalui anggaran yang tersedia di APBD. Ia menekankan pentingnya perbaikan akses ini, terutama setelah operasional alat di TPST Argodadi yang kini telah mulai menghasilkan *Refuse Derived Fuel* (RDF), yaitu bahan bakar alternatif yang diperoleh dari pengolahan sampah.
Proses pengiriman RDF ke pabrik semen di Cilacap, Jawa Tengah, yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkab Bantul diharapkan dapat berjalan lebih lancar. Bambang menyayangkan bahwa saat ini armada truk dari perusahaan tidak bisa langsung masuk ke lokasi, sehingga harus melakukan sistem *ngelangsir* atau berpindah armada.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani masalah sampah yang mendesak di Bantul. Meskipun prosesnya harus dilakukan secara bertahap, pemerintah bertekad untuk menyelesaikan masalah sampah dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bambang juga menyatakan bahwa pengolahan RDF tidak hanya memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah, namun juga bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya aktivitas ini, tenaga kerja dapat diserap dari warga setempat, yang berarti dapat memberikan stimulus terhadap ekonomi lokal.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah mengambil inisiatif dalam membangun beberapa fasilitas pengolahan sampah di tingkat kabupaten, termasuk *Intermediate Treatment Facility* (ITF) Sampah Niten, TPST Modalan, serta TPS dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) di tingkat kelurahan. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan sampah secara keseluruhan di Kabupaten Bantul.
ANTARA
Pemkab Bantul Tingkatkan Akses TPST Argodadi untuk Kelola Sampah
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







