BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk mendukung upaya digitalisasi dalam sertifikasi tanah wakaf demi meningkatkan pengelolaan yang lebih optimal. Potensi tanah wakaf di wilayah ini dianggap sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara maksimal. Dalam sebuah acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Tangerang, Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, menyampaikan bahwa dengan adanya perangkat teknologi informasi dan aplikasi unggulan yang memadai, pihaknya siap memfasilitasi proses digitalisasi yang diperlukan. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Senin di Tangerang. Nurdin mengharapkan bahwa pelaksanaan Rakerda ini dapat menghasilkan berbagai program inovatif dalam pengelolaan wakaf di daerahnya, sehingga hal ini dapat dilakukan secara lebih profesional. Ia optimis bahwa pengelolaan wakaf yang efisien akan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk mengoptimalkan potensi wakaf terlihat dari upayanya yang terus mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf serta pengembangan wakaf yang bersifat produktif. Nurdin menekankan pentingnya pengelolaan wakaf yang dilakukan secara profesional, karena ini tidak hanya berpotensi untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, Pemerintah Kota Tangerang berencana untuk terus mendorong optimalisasi potensi wakaf melalui beragam program dan kebijakan yang terintegrasi dengan kolaborasi pihak-pihak terkait. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menyediakan fasilitas dan layanan terkait pengelolaan wakaf, yang mencakup pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf. Kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus, agar warga dapat memahami pentingnya wakaf serta cara berwakaf yang benar sehingga dapat menghasilkan wakaf yang produktif. Nurdin juga menekankan pentingnya pembinaan dan pengawasan dalam pengelolaan wakaf, untuk memastikan segala proses berlangsung secara transparan dan akuntabel demi kepentingan bersama. ANTARA