JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa partainya sepenuhnya mempercayakan pengaturan posisi menteri kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam kabinet yang akan datang. Lahadalia menyatakan, "Kami semua menyerahkannya kepada Pak Prabowo," usai menghadiri Konferensi Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) di Jakarta pada hari Senin. Ia tidak merinci jumlah kursi menteri yang akan diberikan kepada Partai Golkar dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, penentuan posisi menteri merupakan hak prerogatif presiden, sehingga partainya memilih untuk tidak mencampuri dan menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo. Lebih lanjut, ia menekankan, "Kami percayakan semuanya kepada beliau karena hal ini adalah prerogatif presiden terpilih." Sebelumnya, Wakil Ketua Partai Golkar, Adies Kadir, menyampaikan rasa syukur atas kabar yang beredar mengenai alokasi tujuh kursi menteri untuk partainya dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, Kadir mengungkapkan bahwa dirinya akan menunggu keputusan resmi dari Prabowo mengenai pembentukan kabinet, mengingat hal itu merupakan hak prerogatif presiden. "Saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah," katanya di kompleks parlemen pada hari Jumat (11 Oktober). Ia juga mengakui ketidakpastiannya mengenai jumlah kursi menteri yang akan diperoleh Partai Golkar dalam kabinet mendatang. Menurutnya, satu-satunya pihak yang mengetahui jumlah tersebut adalah Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia. "Tentu saja, presiden terpilih berkoordinasi dengan ketua kami, Bahlil Lahadalia. Hanya mereka berdua dan Tuhan yang tahu tentang kursi menteri tersebut. Kami belum mengetahuinya," tambahnya. Kadir juga mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu informasi resmi dari Prabowo, yang dijadwalkan akan mengumumkan susunan kabinetnya segera setelah pelantikannya pada tanggal 20 Oktober. ANTARA