SEMARANG –
**Borneonews - Semarang**, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan sebanyak 16 mesin pompa air di Stasiun Semarang Tawang, yang terletak di Jawa Tengah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi risiko banjir yang sering terjadi saat musim hujan. Franoto Wibowo, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, mengungkapkan bahwa mesin-mesin pompa tersebut dipasang di tiga lokasi berbeda di sekitar stasiun. Penempatan ini dirancang untuk menjangkau area yang paling rentan terhadap genangan air. Mesin pompa yang telah dipasang memiliki kapasitas yang bervariasi, yaitu antara 110 liter per menit dan 500 liter per menit. "Di area parkir, dipasang empat mesin pompa dengan kapasitas maksimum 500 liter per menit," jelas Franoto. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mesin-mesin pompa ini dilengkapi dengan *sensor otomatis*. Fitur ini memungkinkan mesin untuk secara otomatis menyala dan beroperasi ketika debit air mencapai tingkat tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya genangan. Air yang dipompa dari area stasiun akan dialirkan ke sejumlah sungai yang ada di sekitarnya melalui rumah-rumah pompa yang telah disiapkan. Franoto juga mencatat, berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, intensitas hujan yang tinggi berpotensi untuk memicu banjir, yang pada akhirnya dapat mengganggu perjalanan kereta api serta berbagai aktivitas di dalam stasiun. Dengan demikian, PT KAI berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Kerja sama ini diperlukan untuk meningkatkan upaya dalam mengantisipasi potensi terjadinya banjir yang dapat membahayakan operasional di stasiun yang terletak di Ibu Kota Jawa Tengah ini. ANTARA