**Borneonews - Palu**, Satuan Tugas Operasi Madago Raya yang berada di bawah naungan Polda Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sigi untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di daerah ini.
Dalam sebuah pernyataan, Kasub Satgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, menjelaskan bahwa kunjungan silaturahmi yang dilakukan menjadi langkah strategis bagi Polri untuk membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Kemenag. Kerja sama ini bertujuan untuk mencegah paham-paham radikal dan intoleran yang dapat merusak tatanan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, personel Satgas II Preemtif melakukan kunjungan ke Kantor Kemenag Sigi dan bertemu dengan Kepala Kantor Kemenag, Lutfi Yunus. Basirun menekankan pentingnya komunikasi yang erat antara Satgas Madago Raya dengan Kemenag serta tokoh-tokoh masyarakat Sigi dalam usaha bersama menghadapi bahaya radikalisasi.
Basirun kemudian menjelaskan bahwa Operasi Madago Raya merupakan sebuah inisiatif yang fokus pada beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Sigi. Ia juga menyoroti dampak negatif dari paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa, sehingga kolaborasi ini sangat krusial demi mencapai kerukunan masyarakat.
Menyusul itu, dia mengajak Kemenag untuk mendukung berbagai program yang dilaksanakan oleh Satgas II Preemtif, misalnya dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan bagi imam masjid, pegawai *syara*, pendeta, serta para calon dai dan *daiyah*. Kolaborasi ini bertujuan memperkokoh peranan remaja masjid untuk melawan pengaruh negatif yang dapat merusak generasi muda.
Diskusi tersebut juga menyentuh aspek moderasi beragama dan penerapan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari strategi utama. Dalam menghadapi Pilkada 2024 mendatang, Basirun menegaskan pentingnya kerja sama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menghindari praktik-praktik negatif seperti *black campaign* dan *money politics*.
Ia optimis bahwa kerjasama yang solid antara Polri dan elemen masyarakat lainnya akan memperkuat suasana aman, damai, dan kondusif di Sulawesi Tengah. Kepala Kantor Kemenag Sigi, Lutfi Yunus, memberikan apresiasi atas inisiatif kunjungan silaturahmi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah Polri dalam menangkal ideologi radikal dan intoleran di wilayahnya, khususnya di Kabupaten Sigi.
ANTARA
Sinergi Polda Sulteng dan Kemenag Cegah Radikalisme di Sigi
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







