KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini melaksanakan pelatihan untuk 50 peserta mengenai teknik pencarian dan pertolongan di permukaan air (*water rescue*). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam memberikan bantuan kepada korban yang mungkin mengalami kecelakaan di perairan. Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk membekali peserta dengan kemampuan dalam menangani situasi darurat yang terjadi di atas air. Peserta yang terlibat dalam pelatihan ini berasal dari berbagai instansi dan komunitas, di antaranya TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Dinas Sosial, serta rumah sakit seperti RSUD T C Hillers Maumere. Selain itu, terdapat juga perwakilan dari Komunitas Pancing Anak Sikka dan para nelayan dari Kabupaten Sikka serta Kabupaten Lembata dan Ende. Supriyanto berharap agar peserta dapat menerapkan teknik-teknik yang diajarkan dalam pelatihan ini ketika dihadapkan dengan situasi yang memerlukan penanganan di permukaan air. Untuk mendukung proses belajar, Basarnas menghadirkan instruktur yang kompeten, yang telah menjalani pendidikan dan pelatihan di bidang *water rescue*. Selain itu, tim observer dari Pusat Pelatihan SDM Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPB) turut hadir memberikan supervisi. Dalam kesempatan ini, Penjabat Sekda Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan investasi pengetahuan yang sangat berharga untuk para peserta. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan tim Potensi SAR dalam memberikan bantuan di perairan Sikka selama terjadi keadaan darurat. Margaretha juga mengingatkan para peserta untuk selalu memprioritaskan keselamatan saat melaksanakan misi penyelamatan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Basarnas Maumere yang telah berkomitmen untuk mengadakan pelatihan tersebut. Margaretha berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian dan belajar dengan maksimal, mengingat ada ujian teori dan praktik di akhir pelatihan yang akan memberikan sertifikat potensi dari Basarnas bagi peserta yang berhasil. ANTARA