PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dewan Pimpin Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Tengah mengajak masyarakat menjaga Kamtibmas.

Terutama menjelang pelantikan presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Ketua DPW LDII Kalteng, Nur Prayudi mengingatkan perbedaan sebagai sebuah karunia dari Allah SWT, yang bila dikelola dengan baik bisa merupakan potensi dan sumber kekuatan positif untuk mewujudkan cita-cita bersama, masyarakat sejahtera dengan penuh keadilan.

Ia meyakini dalam menciptakan kondisi yang aman dan sejahterah, masyarakat dan pemerintah perlu saling membantu dan bekerja sama.

Kemudian, saling mendukung dan solidaritas antarsesama di lingkungan pemukiman, saling membantu dan peduli antar sesamauntuk menjaga keharmonisan. Selanjutnya, budayakan hidup gotong royong, sebagai tradisi nenek moyang bangsa Indonesia.

--page 

"Seperti falsafah huma betang memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai keadaban kewarganegaraan, seperti halnya nilai gotong royong, kebersamaan, toleransi, rukun, dan hidup berdampingan.Sehingga terciptanya kerukunan dan kedamaian," ujar Nur dalam keterangannya, Senin, 14 Oktober 2024.

Dia mengingatkan tidak perlu melakukan perbuatan yang dapat memancing keributan. Bila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas atau perbuatan melawan hukum, maka jangan segan-segan untuk berkoordinasi dengan ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas atau aparat terdekat. Hindari perbuatan main hakim sendiri.

"Mari kita ciptakan kondisi pilkada 2024 yang kondusif dan aman. Jadikan Pilkada 2024 berkesan untuk kita dan masyarakat sekitar. Jangan golput. Tentukan hak pilih kalian dan jangan salah pilih," tegasnya. (HERMAWAN DP/Y)